Putraindonews.com, Jakarta - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengeluarkan peringatan terbaru terkait potensi penyebaran Hantavirus di 12 negara. Peringatan ini dirilis dalam laporan resmi Disease Outbreak News (DON) dan menjadi perhatian global karena sifat virus yang ditularkan melalui hewan pengerat.
Apa Itu Hantavirus?
Hantavirus adalah virus zoonosis yang umumnya ditularkan melalui urine, air liur, atau kotoran hewan pengerat. Infeksi dapat menyebabkan gangguan pernapasan serius seperti Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) dan Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS).
Daftar 12 Negara yang Diperingatkan WHO
Dalam laporan resmi WHO, terdapat 12 negara yang masuk dalam daftar kewaspadaan karena peningkatan kasus Hantavirus. Negara-negara tersebut meliputi kawasan Asia, Eropa, dan Amerika Selatan.
“WHO mencatat peningkatan laporan kasus Hantavirus dari beberapa negara dan meminta otoritas kesehatan memperketat pemantauan,” tulis WHO dalam laporan Disease Outbreak News (DON).
Situasi di Indonesia
Pemerintah tetap waspada karena mobilitas internasional yang tinggi dapat meningkatkan risiko masuknya penyakit.
Kementerian Kesehatan terus memantau perkembangan global dan memperkuat sistem surveilans penyakit zoonosis.
Gejala Hantavirus yang Perlu Diwaspadai
- Demam tinggi
- Sesak napas
- Batuk kering
- Nyeri otot
- Mual dan muntah
Cara Penularan Hantavirus
Penularan terjadi melalui:
- Kontak dengan urine atau kotoran tikus
- Menghirup partikel aerosol dari sarang tikus
- Gigitan hewan pengerat
Langkah Pencegahan
- Menjaga kebersihan rumah dan gudang
- Menghindari area yang banyak tikus
- Menggunakan masker saat membersihkan ruangan berdebu
- Menyimpan makanan dalam wadah tertutup. Red/HS