Divisi Konsultan Investasi Yayasan Konstruksi dan Infrastruktur Indonesia
YAKIN INDONESIA
PUTRAINDONEWS.COMJAKARTA | Selasa 15 Januari 209. Untuk mewujudkan percepatan pembangunan, Pemda Karang Asem, Bali, menggandeng lembaga non pemerintah, yaitu Yayasan Konstruksi dan Infrastruktur Indonesia (YAKIN) untuk mendapatkan investor dari berbagai negara seperti Jepang, Australia dan negara di dunia lainnya.
Baca JugaElim Tyu Samba: Jangan Sentimen Pribadi Korbankan Atlet "Tidak Elok"Diharapkan,nantinya keberadaan investor asing akan dapat menumbuhkan pembangunan di wilayah tersebut.
“Banyak sektor yang perlu dikembangkan di Karang Asem, dan itu membutuhkan pembiayaan yang tidak kecil. Keberadaaan investor asing tentunya sangat diharapkan agar pembangunan bisa berjalan, sehingga kesejahteraan masyarakatnya semakin meningkat, “ ungkap Bachtiar Ravenala Ujung, Ketua Dewan Pembina YAKIN di Jakarta, Senin ( 7/1/2019).
Baca JugaKepulan Asap Keluar dari Tas, Penumpang KRL Dibuat PanikSebagai langkah awal guna merealisasikan target investasi seperti yang diharapkan pemda Karang Asem, jelas Bachtiar yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Kamar Dagang Dan Industri Indonesia (Kadin), maka YAKIN membentuk divisi baru, di bidang konsultan investasi/Investments Consultans.
Divisi tersebut memiliki tugas untuk memaparkan dan menyakinkan kepada investor perihal berbagai kelebihan yang ada di wilayah Karang Asem.
Baca JugaGeger 20 Siswa dari Dua Sekolah di Kota Blitar Diduga Keracunan MBGSeperti diketahui, Kabupaten Karang Asem merupakan wilayah yang sangat subur dengan produktivitas pertanian, perkebunan dan peternakan. Selain itu, sebagai salah satu kabupaten Bali, Karang Asem memiliki berbagai tempat wisata yang sangat potensial untuk dikembangkan.
“ Pada sektor pertanian dan perkebunan, wilayah yang dengan 8 kecamatan itu memiliki hasil bumi seperti jagung, salak, Kopi dan kelapa. Sayangnya hasil yang berlimpah tersebut belum terkelola dengan baik. Perlu adanya investor asing yang dapat mengelola hasil bumi sehingga bisa menjadi andalan wilayah Karang Asem,†kata Bachtiar.
Baca JugaKetuk Pintu Langit, Puluhan Rekan Profesi di Medan Doakan Rombongan Jurnalis Yang Hilang Saat Liputan Erupsi GAKLebih lanjut Bachtiar mengatakan, tidak hanya hasil bumi saja yang perlu dikembangkan, pada sektor pariwisata, Karang Asem memiiki Danau dan laut yang sangat indah. Untuk menarik wisatawan agar mau berlibur dan berlama-lama di Karang Asem, diperlukan pembangunan hotel, home stay maupun restoran.
“ Sebagai salah satu tempat wisata di Bali, kabupaten Karang Asem memiliki berbagai sektor yang dapat dikembangkan dengan konsep yang mengangkat potensi lokal dan sumber daya manusia lokal,†pungkasnya. (**)
Baca JugaGubernur Malut Sherly Tjoanda Disorot di Forum PBB, Bisnis Pertambangannya Dikuak ke Publik
