DSDABMBK Tangsel Punya UPT Laboratorium Uji Kontruksi

Putraindonews.com – Tangerang Selatan | Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Kontruksi (DSDABMBK) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mempunyai UPT laboratorium jasa konstruksi yang bertempat di gedung baru SDABMBK Tangsel.

Kepala Bidang Jasa Konstruksi dan Bina Manfaat, Mahyudin Mahmud bahwa “Kepala UPT Laboratorium pada DSDABMBK Tangsel, yang sudah tertuang dalam Peraturan Wali Kota (Perwal) nomor 24 tahun 2023 tentang peran Susunan Perangkat Daerah, dan telah dilaksanakan pelantikan beberapa hari yang lalu oleh Walikota Tangsel mengangkat Fransiska Wahyuni Catur Rini sebagai pejabat kepala UPT Laboratorium”.

Sementara Kepala UPT Laboratorium Fransiska Wahyuni Catur Rini, ST. MT menjelaskan “UPT Laboratorium yang dibentuk kedepan dapat menerima pelayanan sertifikasi hasil pekerjaan konstruksi, pemeriksaan alat hingga penyusunan kelengkapan dokumen jasa konstruksi.

“Disana banyak sekali kegiatan yang harus dipersiapkan terkait pelatihan, sertifikasi personil, pegadaan alat, kalibrasi alat, pemeliharaan alat, kemudian penyusunan dokumen kelengkapan,” ungkapnya. Selasa (5/12/23).

Dirinya menjelaskan, dalam waktu dekat, pihaknya bakal membuka pelatihan, untuk itu, pelatihan tersebut bisa menunjang persyaratan untuk uji profisiensi.

“Kita nanti rencananya ada 8 sampai 9 pelatihan, kemudian itu paralel dengan penyusunan dokumen, sambil melengkapi persyaratan untuk uji banding atau uji profisiensi,” jelasnya.

“Kalau uji profisiensi itu biasanya diadakan di suatu lembaga, jadi mereka ada beberapa alat yang mendaftar untuk mengikuti uji profisiensi tersebut,” tambahnya.

Akan tetapi, seandainya tidak ada penyelenggara terhadap suatu pengujian profisiensi, maka bisa diadakan uji banding.

“Jadi misalnya seperti aspal density itu belum ada lembaga yang menyelenggarakan profisiensi nya, itu bisa dilakukan uji banding di laboratorium lain yang sudah terakreditasi terlebih dahulu,” imbuhnya.

Maka dari itu, supaya UPT Laboratorium tersebut bisa mendapat kepercayaan dari masyarakat, pihaknya sedang melakukan akreditasi laboratorium.

“Untuk penjadwalannya sendiri diperkirakan mulai dari pertengahan hingga akhir tahun 2024 itu diharapkan kita sudah bisa mengajukan permohonan untuk dilakukan assesment terhadap lab kita,” imbuhnya.

Dikatakan Rini, dari beberapa alat yang sudah ada di UPT Laboratorium itu diharapkan bisa menunjang digunakan untuk akreditasi tersebut.

“Contohnya adalah kelengkapan untuk kuat tekan paving, kelengkapan untuk kuat tekan beton, kuat tekan beton itu ada silinder, ada beton kubus, ada juga inti beton pengeboran, itu hasil coring itu diuji kualitas beton itu menggunakan alat kuat tekan,” tuturnya.

“Langkah awal kedepannya untuk kepercayaan terhadap laboratorium sedang dikejar progresnya menuju akreditasi Nasional atau KAN, nanti akreditasi Nasional tersebut akan dilanjutkan di 2024,” pungkasnya. (adv)

BERITA TERKAIT

BERITA TERKINI

error: Content is protected !!