Pemkab Lombok Barat Cegah Stunting Melalui Program ‘Bakti Stunting’

Putraindonews.com – Lombok Barat | Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) terus berkomitmen untuk melakukan upaya pencegahan anak usia di bawah lima tahun (balita) tumbuh kerdil dengan program Bakti Stunting.

Wakil Bupati Lombok Barat Hj Sumiatun di Kabupaten Lombok Barat, Minggu, menjelaskan gerakan Bakti Stunting diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi NTB dan dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota, termasuk Kabupaten Lombok Barat.

“Mari kita berkolaborasi, berkoordinasi dan saling mendukung, karena upaya percepatan penurunan stunting ini adalah tanggung jawab kita bersama,” katanya, Minggu (14/5).

BACA JUGA :   Target Swasembada Gula Nasional, Kementan Maksimalkan Lahan untuk Tanam Tebu

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada di bawah standar.

Sumiatun mengatakan indikator percepatan penurunan stunting yang masih perlu menjadi perhatian bersama adalah pemeriksaan kadar hemoglobin pada remaja.

Selain itu, pendampingan keluarga risiko stunting, unmet need, pemasangan alat keluarga berencana (KB) setelah persalinan, serta kehamilan yang tidak diinginkan.

BACA JUGA :   KETUA MPR RI, Resmi Buka Rapimnas 2020 Kadin Indonesia

“Ada beberapa yang menjadi tantangan dalam upaya percepatan penurunan stunting pada saat ini, antara lain masih tingginya angka keluarga risiko stunting di Lombok Barat, dan masih ditemukannya masalah gizi lain seperti kurang berat badan,” ujarnya.

BERITA TERKAIT

BERITA TERKINI

error: Content is protected !!