Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Bangka Belitung Sapta SH
Pangkalpinang (Babel) Putraindonews.com – Langkah Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Bangka – Belitung yang saat ini diketuai Sapta disambut baik dan banjir dukungan dari elemen masyarakat Babel, terkait rencana KPAD Babel.bakal melakukan razia rutin bagi para anak dibawah umur ditempat hiburan malam (diskotik,Karoake) dan tempat mangkalnya ABG tangguh wilayah hukum Kota Pangkalpinang.
Menurut beberapa pihak hal positif yang dilakukan sangat baik mengingat untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terhadap perkembangan mental anak dibawah umur dan menjaga nama baik ibu kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Dukungan atas rencana razia terhadap anak dibawah umur ditempat hiburan malam (Diskotik,Karoake, dan Game online), dukungan dari elemen masyarakat Babel.
Antaralain dari salah satu pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIH Pertiba Tomo Yuda Prawira menyambut baik dengan rencana razia tempat hiburan malam di beberapa tempat khususunya yang ada di Babel.
Menurut Tomo, saat ini para remaja khususnya anak dibawah umur perlu diperhatikan agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.
” Selama itu positif kita pasti mendukung dan saya yakin teman lain mendukung agar bisa meminimalisir kenakalan remaja saat ini,” ungkap Tomo
Dirinya meminta tentunya harus melibatkan beberapa pihak diantaranya pihak kepolisian, Pol PP serta Organisasi Masyarakat (Ormas) yang ada di Babel.
” Saya meyakini kawan kawan Ormas/OKP juga pasti mendukung kegiatan karena sangat positif agar para anak remaja khususunya anak dibawah umur bisa terpantau keberadaannya apalagi pada saat malam hari” Ujar Tomo
Sementara itu Anggota Aliansi Juranlis Independent (AJI) Babel Aditia Pratama mengapresiasi langkah KPAD Babel dalam melakukan razia terhadap anak dibawah umur pasalnya, dirinya menilai selama ini banyak anak dibawah umur yang masih berkeliaran di malam hari.
” sebenarnya mereka harus belajar.bukan malah berkeliaran apalagi diatas jam 10 malam.kita juga minta peran orang tua untuk memantau anak anaknya” Kata Adit pegiat pers Babel.
Photo : Adit Pratama Pegiat Pers Anggota AJI Babel
Sementara itu Komisioner KPAD Babel bidang ABH Biar M Yamin, menegaskan bahwa provinsi Babel merupakan daerah tujuan wisata yang sekarang ini di galakan oleh pemerintah daerah kita guna meningkat kan pendapatan daerah yang memberikan kontribusi terhadap daerah itu sendiri terlebih masyarakatnya.
Namun hal itu tidak cukup dinilai dari pendapatan tetapi efek dari pariwisata juga harus dilihat dari Prilaku masyarakat terutama anak dibawah umur, terutama tempat hiburan malam juga Harus diantisipasi jangan sampai anak dibawah umur memakai narkoba, pelecehan seksual, kekerasan, bahkan perdagangan anak. Oleh karena itu semua stacholder melakukan pengawasan dan perlindungan anak, terutama pemerintah daerah harus membuat peraturan yang mengatur tentang tempat hiburan malam.
Dukungan selanjutnya dari Rajes Khana M selaku pemerhati pelajar Bangka Belitung sangat mengapresiasi rencana kegiatan KPAD Babel.
“Sudah lama kegiatan ini saya tunggu dengan KPAD menggandeng stakeholder dan instansi terkait yang mensuport kegiatan ini artinya kepedulian pemerintah terhadap anak khususnya anak dkbawah umur, sangat serius guna menciptakan sumber daya manusia unggul dimasa depan dengan mempersiapkan secara khusus dan strategi yg mampu memenuhi hak-hak anak khususnya anak d bawah umur” Kata Rajes
Menurutnya sehingga pelajar atau generasi muda dapat tumbuh dan berkembang secara maksimal serta terlindungi dari berbagai tindakan kekerasan dan diskriminasi.
Photo : Ketua KPAD Babel saat menerima cindera mata dari BPPAD Babel
PPM BABEL DUKUNG KPAD BABEL GELAR RAZIA MALAM TERHADAP ANAK DIBAWAH UMUR
Ditempat terpisah Muhammad Irwansyah Ketua PPM Bangka Belitung juga salahsatu cawagub Babel nomor 2 menyatakan mendukung sepenuhnya langkah KPAD Babel akan melakukan razia ke tempat hiburan malam dan tempat mangkalnya ABG tangguh/anak dibawah umur, khususnya di wilayah hukum Kota Pangkalpinang.
Pernyataan dukung Ketua PPM Babel itu dipertegas lagi melalui sekretaris PPM Babel Rikky Fermana kepada Pers Babel saat menerima awak media/jurnalis Babel usai sholat Jumat tadi siang (13/1/2017).
“PPM Babel sangat mendukung KPAD Babel rencana mengadakan razia ke tempat hiburan malam dan mendatangi tempat tongkrongan anak-anak ABG dibawah umur, dan langkah KPAD Babel itu hal yang sangat baik untuk mengantisipasi pengaruh yang tidak baik bagi pelajar mendatangi tempat hiburan malam dan dampakya dapat merusak perkembangan mental, kejiwaan dan masa depan pelajar atau anak kita, dan tentunya nama baik kota Pangkalpinang sebagai ibukota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berimbas menjadi negatif/tidak baik ” Jelas Rikky saat menerima rombongan Jurnalis di Kantor KID Babel Lantai 3 Perkantoran Gubernur Babel.
Saat ini dibeberapa titik kota Pangkalpinang pada jam 22.00 wib bahkan jam 24.00 wib keatas masih banyak kita temui atau terlihat ABG tangguh atau anak dibawah umur yang masih nongkrong (begadang) bersama komunitasnya, dibeberapa tempat yang dijadikan tongkrongan/tempat mangkalnya mereka, diantaralain tempat mangkal para ABG tangguh dibawah umur ; seputar lapangan merdeka, taman sari, stadion Depati Amir dan tempat-tempat lainnya, padahal pada jam tersebut tidak baik bagi pelajar untuk berkumpul dengan komunitasnya.
Menurut Rikky selain razia, tampak perlu diberlakuan jam malam bagi pelajar atau anak dibawah umur yang akan keluar malam, selain razia ditempat hiburan malam perlu melakukan patroli bersama dan mendatangi tempat mangkalnya ABG tangguh atau anak dibawah umur, sehingga tidak ada lagi kita temukan pelajar atau ABG tangguh pada jam 21.00 wib berkeliaran dan begadang ditempat mangkalnya.
Photo : Rikky Fermana Sekretaris PPM Babel
PEMPROV BABEL DUKUNG RENCANA RAZIA
Selain dukungan dari Ormas dan Organisasi Kewartawanan, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung juga menyampaikan dukungannya terkait rencana razia terhadap anak dibawah umur yang berada ditempat hiburan malam.
Ditempat terpisah staf ahli gubernur Babel bidang sosial kemasyarakatan dan sdm Sumini Astuty memberi apresiasi dan dukungan kepada KPAD Babel rencana kegiatan tersebut.
“mari kita lakukan tindakan preventif terhadap kekerasan kepada perempuan dan anak, akhir-akhir ini kekeras didalam keluarga sangat tinggi,orang dekatpun tidak bisa dipercaya dapat melindungi anak-anaknya dari pengaruh pergaulan” Kata Sumini kepada Jurnalis Babel.
Menurutnya perlu untuk turun bersama kelapangan memberi sosialisasi dan avokasi langsung bersama tokoh masyarakat, tokoh agama dan lembaga/organisasi yang peduli terhadap perempuan dan anak.
Harapannya semoga langkah yang dimotori KPAD Babel dapat efektif mencegah rusaknya mental dan rohani para generasi muda khususnya pelajar di Babel dari buruknya pengaruh pergaulan malam. (Andriani&Dessy Mapikor)