Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

385 UMKM Berebut Stand Bazar Takjil Picu Kekecewaan di Kalangan Pelaku UMKM Blitar

S Samsuddin • 10 Feb 2026 • 0 komentar
385 UMKM Berebut Stand Bazar Takjil Picu Kekecewaan di Kalangan Pelaku UMKM Blitar

Putraindonews.com, Blitar - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Blitar mencatat lonjakan luar biasa dalam jumlah pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang mendaftar untuk berpartisipasi di Bazar Takjil Ramadan 2026. Dalam waktu singkat setelah pendaftaran dibuka, sebanyak 385 UMKM mengajukan diri, jauh melampaui kapasitas yang disediakan yaitu hanya 150 stan.

Bazar Takjil Ramadan disiapkan untuk berlangsung di Jalan Kenanga, pusat keramaian Kota Blitar, selama bulan suci. Diharapkan diadakannya bazar ini, untuk memberikan ruang bagi produk lokal serta mendongkrak perekonomian masyarakat di bulan Ramadan yang penuh berkah.

Baca JugaLagi, Ratusan Siswa di Bogor Diduga Keracunan MBG

Kepala Disperindag Kota Blitar, Parminto menjelaskan, bahwa sistem undian akan diterapkan untuk memilih UMKM yang akan berpartisipasi.

“Kami harus menjaga keadilan dalam proses seleksi ini. Ketersediaan stan yang terbatas mengharuskan kami untuk melakukan seleksi yang ketat,” kata Parminto, Selasa (10/02/26).

Baca JugaMoeldoko Sarankan Keistimewaan Bebas Gage Bagi Mobil Listrik Dicabut

Dengan hanya 150 stan yang tersedia, banyak pelaku UMKM yang terpaksa gagal memenuhi harapan untuk memasarkan produk mereka.

Antusiasme yang tinggi ini mencerminkan semangat wirausaha yang berkembang di tengah masyarakat, namun di sisi lain juga menunjukkan tantangan yang dihadapi oleh Pemkot Blitat dalam memenuhi kebutuhan pelaku UMKM.

Baca JugaMenlu Singapura Kunjungi Indonesia di Tengah Memanasnya Hubungan Indonesia-Singapura

Proses seleksi yang dilakukan oleh panitia kini menjadi sorotan. Dengan banyaknya pendaftar, kebijakan yang diterapkan pun diharapkan dapat memberikan hasil yang adil dan tidak memunculkan kekecewaan lebih lanjut.

“Kami harus memastikan bahwa produk yang ditawarkan berkualitas dan bervariasi, tetap sesuai dengan tema berbuka puasa,” tambah Parminto.

Baca JugaHUT ke-9, IMO-Indonesia Tegaskan Pentingnya Kualitas Pemberitaan

Parminto mengajak masyarakat untuk memberi dukungan pada UMKM lokal ini dengan mengunjungi bazar.

“Bazar ini bukan hanya sekadar tempat membeli takjil, tetapi juga ajang silaturahmi dan mendukung perekonomian daerah,” pungkasnya.

Baca JugaPria di Tangerang Terkejut Usai Ditagih Pajak Rp137 Juta dari McLeren

Namun, meskipun kebijakan ini dirancang untuk kepentingan umum, sejumlah pelaku UMKM merasa keberatan. Banyak di antara mereka yang telah mempersiapkan produk dengan harapan dapat menjangkau konsumen di bazar, kini harus berhadapan dengan kenyataan bahwa tidak semua dapat berpartisipasi.

“Kami berharap Pemkot dapat mempertimbangkan penambahan stan, mengingat banyaknya UMKM yang ingin terlibat,” keluh salah satu pelaku UMKM.

Baca JugaCatat! Operasi Patuh Semeru Digelar Hari Ini hingga 8 November 2026

Dengan meningkatnya harapan dan keinginan dari banyak pelaku UMKM, Pemkot Blitar dihadapkan pada tantangan untuk mencari solusi yang bijak guna memfasilitasi potensi ekonomi yang terus tumbuh dalam masyarakat.

Redaksi : rif

Tags: #umkm #blitar

Bagikan berita:

Berita Terkait