Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

Aliran Rp100 Miliar Jadi Faktor Pemecatan Ketum PBNU

S Samsuddin • 28 Nov 2025 • 0 komentar
Aliran Rp100 Miliar Jadi Faktor Pemecatan Ketum PBNU

Putraindonews.com, Jakarta – Katib Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Sarmidi Husna menjelaskan bahwa terdapat beberapa faktor yang menjadi penyebab di balik pemecatan KH. Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya dari jabatan Ketua Umum PBNU. Salah satunya adalah masalah tata kelola keuangan.

Menurut Sarmidi, perkara tata kelola keuangan ini berkaitan dengan beredarnya informasi audit internal PBNU pada 2022, di mana terdapat aliran dana Rp100 miliar ke PBNU.

Baca JugaEks Kabareskrim Sebut Penyadapan Ilegal Bisa Tergolong Makar

Uang tersebut dikendalikan Mardani H. Maming yang saat itu menjabat sebagai Bendahara Umum (Bendum) PBNU.

“Soal audit ya. Soal audit ini memang sebenarnya itu adalah konsumsi internal. Tapi saya enggak tahu kok tiba-tiba itu bisa viral, bisa nyebar di media massa, media sosial. Nah, itu kalau kita melihat data yang ada, itu benar. Benar adanya ada aliran yang masuk itu,” kata Sarmidi dalam konferensi pers di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (27/11).

Baca JugaSetelah Penuh Drama, Nusron Wahid Akhirnya Diperiksa KPK

Namun, Sarmidi mengaku tidak bisa menjelaskan secara rinci terkait uang tersebut. Sebab, permasalahan itu konsumsi internal PBNU.

“Saya kira itu ya, saya kira sudah dapat dipahami ya,” ujar Sarmidi. Red/HS

Baca JugaMAKI Soroti Rencana Dinas Nusron Wahid ke Jepang di Tengah Pemeriksaan KPK
Tags: #viral

Bagikan berita:

Berita Terkait