Putraindonews.com - Tangerang Selatan | Ketua DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Abdul Rasyid angkat bicara mengenai persoalan sampah yang kian hari semakin memprihatinkan.
Rasyid mengatakan, persoalan sampah haruslah dikelola dari hulu hingga hilir. Menurutnya, 30 persen sampah di Kota Tangsel ini harus selesai diproses di hulu atau di masyarakat.
Baca JugaDasco Bantah Isu terkait Dirinya Bakal Jadi Cawapres"Persoalan sampah ini adalah tanggung jawab bersama, tidak hanya pemerintah. Tetapi, unsur masyarakat juga harus terlibat didalamnya," ujarnya di Gedung DPRD Kota Tangsel, Kamis (6/7/2023).
Pria yang akrab disapa Bang Ocil ini menyebut Dinas Lingkungan Hidup (DLH) harus libatkan dan mensupport penuh kegiatan pemrosesan sampah di masyarakat.
Baca JugaNama Seskab Teddy Diisukan Diperiksa POM?"Ini menjadi tugas DLH Tangsel untuk melibatkan masyarakat di hulu," terangnya.
Bang Ocil menyebut ada 3 proses sampah yang bisa didukung oleh DLH kepada masyarakat, jika ingin mengurangi tonase sampah.
Baca JugaPresiden Prabowo Bakal Lakukan Evaluasi KabinetLanjutnya, ketiga proses itu adalah pemanfaatan fungsi Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce, dan Recycle (TPS 3R).
"Selain TPS 3R yang harus diperhatikan, ada juga Bank Sampah dan budidaya magott yang bisa didukung penuh oleh DLH kepada masyarakat," jelasnya.
Baca JugaYusril Ungkap Kemungkinan Jokowi DiperiksaBang Ocil mengungkapkan, bahwa tidak ada yang tahu akan inovasi kedepan dari masyarakat untuk memproses sampah-sampah tersebut.
"Siapa tau masyarakat akan ada inovasi baru lagi selain 3 proses yang tadi disebutkan," ungkapnya.
Baca JugaPresiden Tunjuk TNI Ariyo Windutomo Gantikan Listyo Sigit PrabowoMaka dari itu, Bang Ocil menyarankan, selain pemanfaatan ketiga proses itu, masyarakat juga harus benar-benar diedukasi untuk mengelola sampah rumah tangga.
"Nah, setelah semuanya diperhatikan dan didukung, maka 30 persen sampah saya yakin akan berkurang di Tangsel," tegasnya.
Baca JugaNasDem Angkat Bicara Soal Kasus Penyadapan Listyo SigitKemudian, Bang Ocil menerangkan, agar masyarakat dan para Camat di 7 Kecamatan semangat dalam mengurangi sampah.
Maka, Bang Ocil menyarankan diadakannya reward bagi kecamatan yang mampu mengurangi tonase sampahnya lebih besar dari kecamatan lain.
Baca JugaListyo Sigit dan Dua Jenderal Lainnya Ditahan di Rutan Mabes Polri"DLH juga harus memberikan reward kepada masyarakat dengan cara memberikan penghargaan di Kecamatan," tutupnya. Red/RZ