Putraindonews.com, Jakarta – Ayah wartawan Antara, M Bagus Khoirunnas yakni Mansyur Suryana (59), mengungkapkan bahwa putranya tidak sempat berpamitan sebelum bertolak ke Pandeglang, Banten, untuk meliput kejadian erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).
Mansyur menduga bahwa anaknya sengaja tidak memberitahukan keberangkatannya lantaran khawatir dilarang.
Baca JugaResmikan Sekretariat "Rumah Besar", IMO-Indonesia Uji Coba Aplikasi AdS Media OnlineKarenanya, selama ini Mansyur memang kerap melarang putranya melakukan peliputan yang dinilai berisiko.
“Dia memang seperti itu. Ketika saya bilang mau liput arus mudik, dia selalu melarang saya. "Jangan, Pak," kata Bagus,” kata Mansyur ditemui di Posko Pantai Carita, Pandeglang.
Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi MasyarakatMomen yang sama terjadi ketika Bagus hendak meliput erupsi Gunung Anak Krakatau. Dirinya mengaku tidak memperbolehkan putranya berangkat karena khawatir terhadap keselamatannya.
“Begitupun ketika dia mau meliput kondisi GAK, saya juga tidak memperbolehkan. Mungkin karena itu kali ya, jadi anak saya enggak bilang-bilang waktu mau berangkat ke Carita,” ujarnya. Red/HS
Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah Rakyat