Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

BERKIBAR DENGAN DIVA MART, Hasan Aziz Awali Usaha di Kios Pasar Inpres

S Samsuddin • 04 Feb 2021 • 0 komentar
BERKIBAR DENGAN DIVA MART, Hasan Aziz Awali Usaha di Kios Pasar Inpres

PUTRAINDONEWS.COM

MUARA ENIM - SUMSEL | Pribadi yang tangguh dan pantang menyerah itulah tempaan yang didapat oleh seorang Hasan Aziz. Ia lahir di Kerinci Jambi 1993 silam. Bersama kedua orang tuanya yang berprofesi sebagai pedagang keliling, Hasan muda kerap membersamai sang ayah dalam berjuang mencari nafkah. Lampung, Belitang, Lahat dan kota-kota lain di Sumatera Selatan dan sekitarmya menjadi kota terpenting tujuan bisnisnya.

Hasan bercerita, saat ikut mendampingi sang ayah berjualan di Batam, 5 tahun lamanya, Hasan remaja remaja tidak sungkan dan tidak malu membantu menawarkan dagangan kepada pembeli. Dia memaklumi, karena profesi pedagang rantauan adalah mata pencaharian satu - satunya dari kedua orang tuanya.

Baca JugaMensesneg Ungkap Istana sedang 'Bersih-Bersih Pasca Penyadapan

Selama di Batam, pria berdarah Minang, Sumatera Barat ini, mencoba berbagai profesi pekerjaan untuk sekedar membantu kehidupan ekonomi keluarga, mulai dari menjadi kuli bangunan, bekerja di lapangan golf bahkan profesi pedagang kaki lima pernah dilakukan.

Di kota ini pula, Hasan melabuh cintanya kepada wanita bernama Warna, yang dinikahinya di Padang Pariaman, Sumatera Barat tahun 1998.

Baca JugaKepala BIN Ungkap Penyadapan Ilegal Bisa Mengarah ke Makar

Tak lama setelah melangsungkan pernikahan, Hasan menuju Kabupaten Lahat dengan maksud untuk membantu usaha dagang orang tuanya. Di Kabupaten ini, hasrat menjadi pengusaha mulai tergali. Padahal, semula tidak ada keinginan dari pria tamatan SMA ini untuk jadi pedagang.

Lantaran jarak Kabupaten Lahat dengan Kabupaten Muara Enim tidak terlalu jauh, hingga terdengar oleh Hasan ada peluang usaha untuk berjualan di Bumi Serasan Sekundang.

Baca JugaBMKG Sebut Gempa Tektonik di Sigi Dipicu Aktivitas Sesar Palolo

Alhasil, dengan mengucap Bismillah, Hasan dan istri berani diri menetap di Kabupaten Muara Enim pada tahun 1998 dengan mencoba peruntungan berjualan di kios ukuran 3 meter x 4 meter di Pasar Inpres Muara Enim dengan harga sewa Rp 9 juta berjualan klontongan dan uang itupun di dapat dari pinjaman keluarga.

Selama berjualan di Kios ini, jatuh bangun dirasakan Hasan dan istri. Namun demikian, dengan tetap berpegang kuat pada keinginan untuk maju, usaha kelontongan tetap dijalani.

Baca JugaJenderal Listyo Dicpot dari Dewan Penasihat KSPSI

Dan pada tahun 2002, kendala yang selama ini dialami terkait permodalan mulai ditemukan jalan keluarnya. Dengan menjadi binaan mitra Corporate Social Responsibility (CSR) PT Bukit Asam Tbk (PTBA) suntikan dana sebesar Rp 10 juta didapatnya yang digunakannya untuk mengembangkan usaha.

Seiring dengan meningkatnya penjualan dan butuh tambahan modal usaha. CSR PTBA kembali memberikan kepercayaan permodalan untuk Hasan sebesar Rp 25 juta dan kemudian Rp 35 juta. Kepercayaan ini, menjadi alasan CSR PTBA memberikan suntikan dana karena Hasan tidak sampai 2 tahun mampu melunasi pinjaman modal.

Baca JugaGunung Semeru Muntahkan Awan Panas

Berbekal modal dari CSR PTBA, Hasan mulai mengembangkan usahanya. Tahun 2004, pembangunan Diva Mart dirintis dengan membeli lahan, hingga pada tahun 2014 secara total usaha Diva Mart bisa berjalan efektif.

Berada di Jalan Damai II Pasar II Muara Enim Diva Mart berkembang dan maju dengan sistem yang berjalan modern berbasis teknologi. Menurutnya, sistem di Diva Mart menerapkan manajemen usaha efektif dan efisien.

Baca JugaPemerintah Rencana Buka Tes CPNS Tahun Ini

Berkibarnya Diva Mart dilihat Hasan untuk melakukan ekspansi. Dan tahun 2019 Diva Mart 2 didirikannya di Jalan Sultan Mahmud Badaruddin II Kota Muara Enim.

"Alhamdulillah yang dulu hanya berjualan di kios Pasar Inpres, kini bisa punya toko sendiri bahkan Diva Mart sudah ada cabang. Dulu hanya 2 karyawan, saat ini sudah ada 85 orang yang bekerja di Diva Mart," ucap ayah dari 5 orang anak ini dengan penuh rasa syukur.

Baca JugaResmikan Sekretariat "Rumah Besar", IMO-Indonesia Uji Coba Aplikasi AdS Media Online

Usaha yang dijalankan banyak rintangan terutama untuk modal dan manajemen. Kunci untuk melewati rintangan tersebut adalah tekad dan keyakinan yang kuat. Kompetitor di setiap usaha pasti ada, tetapi yang harus kita utamakan kepercayaan pelanggan dan juga distributor.

Didampingi sang istri, Hasan bertutur untuk target kedepan dan sedang dirintis untuk mendirikan Diva Mart 3, kemudian disusul pengembangan usaha seperti menambah spot kuliner dan berbagai hiburan bagi masyarakat.

Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi Masyarakat

"Hasil yang diraih seperti sekarang selain dari adanya dukungan dari CSR PTBA, tentunya tidak lepas dukungan dari istri, anak dan keluarga serta tentunya Ridho dari Allah SWT," ucapnya saat di temui oleh CSR dan Humas (28/01/2021)

Mengakhiri perbincangan, Hasan dan keluarganya tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada CSR PTBA yang telah membantu modal untuk menjalankan usaha dijalaninya, dan dia menghimbau untuk Mitra CSR PTBA yang lainnya diharapkan mempergunakan modal dari CSR PTBA sebaik mungkin.

Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah Rakyat

Ditempat berbeda, Pembina mitra CSR PTBA, M. Nazuar menceritakan pada tahun 2001, Hasan Aziz menjadi Mitra CSR PTBA dan sangat mengapresiasi usaha Hasan Aziz yang berkembang pesat.

CSR PTBA berharap kepada seluruh mitra binaan termasuk Hasan Aziz terus berkembang dan maju, serta dapat menggunakan bantuan modal sesuai dengan kegunaannya untuk menjalankan usaha. Sebab, bantuan modal CSR PTBA bersifat bergilir dari berbagai mitra yang menerima bantuan modal tersebut.

Baca JugaAlat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya Triliunan

AM Bina Mitra CSR, Mustafa Kamal juga menginginkan kemandirian masyarakat terkhusus yang menetap di area sekitar perusahaan. Salah satu program yang dilakukan PTBA yaitu meningkatkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sesuai dengan regulasi dari Kementrian BUMN. Dengan peningkatan pelaku UMKM juga memperluas lapangan pekerjaan di Kabupaten Muara Enim khususnya. "Terima kasih kepada Mitra CSR PTBA, optimalkan bantuan yang ada,"ucap Mustafa. Red/Ben

Bagikan berita:

Berita Terkait