Putraindonews.com - Shenyang | BMW Group mengirimkan 99.972 unit kendaraan listrik murni ke pasar China pada 2023, yang menunjukkan peningkatan lebih dari 138 persen secara tahunan (year on year), kata produsen otomotif tersebut.
Pertumbuhan pesat dalam penjualan kendaraan energi baru (new energy vehicle/NEV) di China telah meningkatkan permintaan untuk peralatan suplementasi energi dan pengisian daya.
Baca JugaPresiden Paraguay DimakzulkanPer akhir 2023, jaringan pengisian daya umum BMW memiliki akses ke lebih dari 580.000 tiang pengisian daya umum di seluruh China, mencakup lebih dari 320 kota.
Pada Agustus, BMW meluncurkan program stasiun supercharging dengan dukungan tiang pengisian daya berkapasitas tinggi yang memiliki kapasitas pengisian daya hingga 600 kilowatt.
Baca JugaIran Buka Suara Soal Dua Kapal Tanker Terkena Ranjau di Selat HormuzHingga akhir 2023 lalu, sebanyak 50 stasiun pengisian daya semacam itu telah dibangun di China, meliputi 17 kota tingkat pertama dan kedua.
Selain itu, BMW Group pada 2023 juga telah mengirimkan lebih dari 820.000 unit kendaraan BMW dan MINI ke pasar China. Red/HS
Baca JugaTrump Kembali Tebar Ancaman Andai Republik Kalah di Pemilu Sela 2026