Putraindonews.com, Jakarta – Streamer bernama Muhammad Adimas Firdaus Putra Nasihan alias Resbob belakangan menjadi buruan polisi.
Namun, dirinya selalu terhindar dari upaya pemburuan aparat kepolisian. Dirinya terus mencoba kabur setelah tersandung kasus ujaran kebencian yang berujung penghinaan terhadap Suku Sunda.
Baca JugaEks Kabareskrim Sebut Penyadapan Ilegal Bisa Tergolong MakarResbob pun berusaha menghilangkan jejak agar tidak mudah terlacak oleh polisi.
Dikutip dari detikJabar, Resbob disebut warga Jakarta Timur. Tapi ketika kasusnya viral, ia justru terdeteksi berada di Surabaya, lalu kabur ke Solo, sampai pelariannya berakhir di Semarang.
Baca JugaSetelah Penuh Drama, Nusron Wahid Akhirnya Diperiksa KPKSalah satu upaya Resbob menghilangkan jejak pelariannya yakni dengan menitipkan telepon genggamnya kepada pacarnya.
"Ia hanya berupaya lari sejauh-jauhnya tanpa tujuan pasti, untuk bersembunyi dari kejaran petugas," ungkap Kabid Humas Polda Jabar Kombes Hendra Rochmawan, Selasa (16/12).
Baca JugaMAKI Soroti Rencana Dinas Nusron Wahid ke Jepang di Tengah Pemeriksaan KPK"Kemudian HP-nya dititipkan kepada pacar di Surabaya. Sehingga yang bersangkutan tidak pegang HP lagi," sambungnya.
Selama kabur ke Semarang, Resbob sempat bersembunyi di sebuah rumah di kawasan Ungaran. Polisi pun masih mendalami motif Resbob yang melakukan kesalahan di kasus penghinaan terhadap Suku Sunda. Red/HS
Baca JugaMA Rencana Jelaskan Masalah Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Hari Ini