Putraindonews.com, Jakarta – Di tengah situasi darurat akibat bencana banjir dan longsor, terdapat fenomen menarik yang muncul di wilayah Aceh. Tampak dikibarkan bendera Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di sejumlah titik.
Aksi ini pengibaran bendera GAM tersebut diduga bagian dari peringatan HUT ke-48 GAM. Publik pun ramai bersuara di media sosial.
Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah RakyatBanyak publik dunia maya mempertanyakan motif dan waktu pengibaran yang dianggap tidak tepat.
Kekhawatiran akan provokasi dan perpecahan juga mencuat. "Hati-hati, jangan sampai kita terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, yang menginginkan negara Indonesia jadi pecah belah," tulis netizen.
Baca JugaAlat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya TriliunanSelain itu, beberapa komentar menekankan bahwa korban bencana lebih membutuhkan bantuan konkret daripada simbol-simbol politik.
"Ingat mereka yg kena bencana tidak butuh bendera, mereka butuh pangan dan sandang," tulis seorang netizen. Red/HS
Baca JugaDua Prajurit TNI Meninggal Dunia dalam Insiden Kecelakaan Helikopter saat Padamkan Karhutla