Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

Diduga Serangan Jantung Operator Alat Berat Meninggal Dalam Kabin Excavator

S Samsuddin • 18 Dec 2025 • 0 komentar
Diduga Serangan Jantung Operator Alat Berat Meninggal Dalam Kabin Excavator

Putraindonews.com, Blitar - Warga Kelurahan Tanjungsari digegerkan atas peristiwa meninggalnya seorang operator alat berat Excavator di dalam kabin, laki - laki sebagai operator diketahui identitasnya bernama MS (49) ditemukan meninggal dunia di dalam kabin backhoe/excavator di lokasi proyek pembangunan gudang di Jl. Mahakam RT 06 RW 09, Kelurahan Tanjungsari, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, Rabu malam (17/12/25).

Dugaan sementara korban meninggal dunia akibat serangan jantung, dimana laki - laki korban sedang menjalankan aktifitas sebagai operator Beackhoe.

Baca JugaPemerintah Terus Kebut Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 20.00 WIB setelah anak korban mendatangi lokasi proyek karena korban tak kunjung pulang ke rumah. Saat ditemukan, korban berada dalam posisi duduk di dalam kabin excavator dan sudah tidak memberikan respons.

Kapolsek Sukorejo AKP Santoso, S.H. mengatakan, petugas segera mendatangi lokasi kejadian untuk mengamankan TKP dan melakukan pemeriksaan awal bersama Unit Identifikasi Satreskrim Polres Blitar Kota serta petugas medis dari Puskesmas Sukorejo.

Baca JugaRevitalisasi Sekolah Blitar Disorot, LKGSAI Minta Dindik Buka Data Konsultan

“Dari hasil pemeriksaan sementara tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan awal korban meninggal dunia karena sakit,” ujar AKP Santoso.

Berdasarkan keterangan saksi, korban diketahui dalam beberapa minggu terakhir sering mengeluhkan sakit pada bagian dada dan sempat menjalani pengobatan. Korban sehari-hari bekerja sebagai sopir excavator di proyek tersebut.

Baca JugaCatatan Komisi III DPRD Kota Blitar Terhadap Pelaksana Proyek Taman Ecopark 3,8 M

Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi menggunakan ambulans dan dibawa ke RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar untuk dilakukan visum guna memastikan penyebab kematian.

Pihak kepolisian menyatakan tidak ditemukan unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut dan kasus masih dalam penanganan sesuai prosedur Kepolisian. Redaksi : etik

Baca JugaDisinyalir Tidak Penuhi Spektek Rekanan Nakal Dipanggil Komisi II DPRD Kota Blitar
Tags: #pidana #polres blitar #blitar

Bagikan berita:

Berita Terkait