JAKARTA | PT MRT Jakarta (Perseroda) mendukung penuh penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diberlakukan Pemprov DKI Jakarta mulai Senin (14/9).
Terkait hal tersebut, PT MRT Jakarta pun telah menyiapkan kebijakan operasional saat penerapan PSBB di ibu kota.
Baca JugaResmikan Sekretariat "Rumah Besar", IMO-Indonesia Uji Coba Aplikasi AdS Media Online"Untuk mendukung kebijakan Pemprov DKI Jakarta, kami kembali membatasi jumlah kapasitas dan waktu layanan operasional MRT Jakarta," ujar William Sabandar, Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda), Minggu (13/9) malam.
Dikatakan William, layanan jam operasional MRT Jakarta menjadi mulai pukul 05.00 - 22.00 dengan jarak keberangkatan antar kereta setiap lima menit pada jam sibuk dan 10 menit saat jam normal.
Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi Masyarakat"Kebijakan yang diberlakukan melanjutkan kebijakan sebelumnya yaitu pembatasan jumlah penumpang 62 - 67 orang dalam satu kereta dan penerapan Protokol BANGKIT di lingkungan MRT Jakarta yang akan tetap dilaksanakan dengan disiplin yang ketat," katanya.
Dia menambahkan, perkembangan mengenai kebijakan layanan MRT Jakarta akan diinformasikan secara berkala melalui kanal informasi milik PT MRT Jakarta (Perseroda) termasuk media sosial.
Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah Rakyat"Para penumpang wajib menggunakan masker dan menjaga jarak baik di stasiun maupun di dalam kereta serta menjaga personal hygiene dengan mencuci tangan menggunakan air dan sabun atau dapat juga membawa hand sanitizer selama beraktivitas," tandas William. RED/BEN