PUTRAINDONEWS.COM
BALI | Minggu 24 Februari 2019. Gerakan Pramuka sebagai Lembaga Pendidikan Non Formal diluar Sekolah dan diluar Keluarga memiliki sistem Pendidikan yang sangat Holistik dengan Dasa Darma dan Tri Satya. Selain itu Pramuka juga turut melaksanakan Pembinaan Karakter bagi generasi muda.
Singaraja, Dari pembinaan itu diharapankan, Pramuka dapat mewujudkan generasi muda yang lebih tangguh dan maju sebagai calon-calon Pemimpin Bangsa di masa yang akan datang. Dengan demikian, Gerakan Pramuka diharapkan dapat ikut berperan dalam mewujudkan Program Pembangunan di Daerah Bali.
Baca JugaLetjen I Nyoman Cantiasa: PHDI Harus Jadi Rumah Besar Umat Hindu, Kepentingan Umat di Atas Segala-galanyaHarapan ini disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra yang juga sebagai Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Bali pada Peringatan Hari Baden Powell ke-162 yang berlangsung di SMK Negeri Bali Mandara, Kubutambahan, Jumat (22/2/2019).
"Seperti kita ketahui bersama bahwa Baden Powel merupakan tokoh pramuka dunia, berasal dari Inggris dan tokoh yang memberikan Inspirasi kepada beberapa negara dalam Pembinaan kepada generasi muda dan terbentuknya gerakan pramuka di Indonesia.
Baca JugaHari ke-10, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Speedboat yang HilangPemerintah telah mempercayakan Pendidikan Karakter Generasi Muda kita kepada Gerakan Pramuka dengan ditetapkan Undang-Undang Nomor 12 tahun 2010 dan PP Nomor 63 tahun 2013, dimana Pendidikan Kepramukaan merupakan Kurikulum Ekstra Wajib disemua jenjang Pendidikan dari Sekolah Dasar (SD), SMP dan SMA/SMK," jelasnya.
Menurut Dewa Indra, hal ini disebabkan karena Organisasi Gerakan Pramuka merupakan Organisasi yang solid dari tingkat Desa (Gugus Depan), tingkat Kecamatan (Kwartir Ranting), tingkat Kabupaten (Kwartir Cabang), tingkat Provinsi (Kwartir Daerah) sampai ke Tingkat Pusat (Kwartir Nasional) dan Presiden RI sebagai Ketua Majelis Pembimbing Nasional (Mabinas) Gerakan Pramuka.
Baca JugaElim Tyu Samba: Jangan Sentimen Pribadi Korbankan Atlet "Tidak Elok""Saya memberikan Apresiasi kepada Gugus Depan yang berpangkalan di SMK Negeri Bali Mandara ini, yang telah melakukan Orientasi kepada Adik-adik Pramuka sebagai Relawan Pramuka Peduli Kwarda Bali. Hal ini akan menambah jumlah Relawan Pramuka Peduli yang telah kita bentuk sebanyak 900 orang se- Bali," terangnya.
Ia juga bersyukur terhadap Organisasi dan Lembaga Masyarakat yang sangat Peduli dan membantu Gerakan Pramuka selama ini, baik kepedulian terhadap Kebencanaan (Relawan Pramuka Peduli), Kepedulian terhadap Sampah (kerjasama dengan PT. Bali Wastu Lestari), kepedulian terhadap Pengawasan Obat dan Pangan Aman dengan membentuk Pramuka POPA (Balai Besar POM Denpasar), Kepedulian terhadap Bahaya Narkoba (kerjasama dengan BNN Provinsi Bali) serta bantuan dari GM. Indonesia Power Unit Pembangkitan Bali serta bantuan dari PT. Yamaha Denpasar.
Baca JugaKepulan Asap Keluar dari Tas, Penumpang KRL Dibuat Panik"Khusus kepada Kakak Kepala SMK Negeri Bali Mandara, saya sampaikan terima kasih, karena telah memfasilitasi Penyelenggaraan Peringatan Hari Baden Powel tahun 2019 ini, serta melaksanakan Kegiatan Lomba Abimanyu - Utari Scout Competition untuk memperebutkan piala bergilir Kwarda Bali. Mudah-mudahan Peringatan Hari Baden Powel tahun 2019 yang dirangkai dengan Lomba Abimanyu - Utari Scout Competition untuk memperebutkan piala bergilir Kwarda Bali dapat mendorong Gerakan Pramuka melaksanakan Pembinaan Karakter bagi generasi muda kita, dengan harapan bahwa generasi muda kita, dapat mewujudkan generasi muda yang lebih Tangguh dan Maju sebagai calon – calon Pemimpin Bangsa di masa yang akan datang," imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara I Wayan Agustiana dalam laporannya menyampaikan bahwa peringatan Hari Baden Powell tingkat daerah bali yang pelaksanaanya dikaitkan juga dengan Kegiatan Abhimanyu – Uttari Scout Competition memperebutkan piala Bergilir kwarda gerakan pramuka daerah bali.
Baca JugaGeger 20 Siswa dari Dua Sekolah di Kota Blitar Diduga Keracunan MBGDitambahkan Agustiana, kegiatan Abimanyu – Uttari Scout Competition bagi pramuka penggalang dan penegak se-kwartir daerah bali untuk memperebutkan piala bergilir kwartir daerah bali diikuti oleh 248 peserta pramuka penggalang dari 15 Sekolah SMP se-Provinsi Bali yang mengikuti 4 kriteria Lomba meliputi LKKB Tongkat, Lomba Kreasi Semaphore, Lomba Miniatur Pionering dan Lomba Senam Pramuka Jilid 2.
"Sedangkan untuk Pramuka Penegak diikuti oleh 128 peserta pramuka penegak yang berasal dari SMA/SMK se-Bali pada babak penyisihan Lomba Video Pendek dan Media Pembelajaran Pendidikan Kepramukaan, selanjutkan kami mengundang 6 finalis untuk mempresentasikan karyanya," ungkapnya.
Baca JugaKetuk Pintu Langit, Puluhan Rekan Profesi di Medan Doakan Rombongan Jurnalis Yang Hilang Saat Liputan Erupsi GAKUsai acara ceremony, dilanjutkan dengan kegiatan Gerakan Aksi Untuk Lingkungan (GAUL) berupa Penghijauan dilingkungan sekolah dengan menanaman buah – buahan dan beberapa jenis tanaman penghijau. (**)
