Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

HPMB Raya Nilai Pemerintah Gagal Antisipasi Banjir Berulang di Bantaeng

S Samsuddin • 02 Dec 2025 • 0 komentar
HPMB Raya Nilai Pemerintah Gagal Antisipasi Banjir Berulang di Bantaeng

Putraindonews.com, Bantaeng - Banjir yang kembali melanda Kabupaten Bantaeng selama dua hari berturut-turut, Minggu (30/11/2025) dan Senin (1/12/2025), kembali memicu kritik keras terhadap pemerintah daerah. Himpunan Pelajar Mahasiswa Bantaeng Raya (HPMB Raya) melalui Cabang Balla’ Tujua menilai pemerintah gagal mengantisipasi bencana yang sudah berulang dari tahun ke tahun.

Ketua Cabang Balla’ Tujua HPMB Raya, Alif, menyebut banjir yang melumpuhkan aktivitas warga merupakan bukti bahwa pemerintah daerah bekerja tanpa arah dan tanpa urgensi. Ia menegaskan, banjir bukan lagi kejutan tahunan, melainkan persoalan yang seharusnya dapat ditangani dengan kebijakan mitigasi yang jelas. “Pertanyaannya sederhana: Bantaeng bangkit atau Bantaeng banjir? Ini adalah kegagalan nyata pemerintah daerah melindungi rakyatnya,” ujarnya.

Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah Rakyat

Menurutnya, pemerintah lebih sibuk pada kegiatan seremonial dibanding memperbaiki persoalan mendasar, seperti pembenahan drainase, pengendalian aliran sungai, perbaikan daerah resapan, dan penegakan tata ruang. Ia menilai pola kerja pemerintah masih bersifat reaktif dengan hadir setelah warga terdampak. “Datang setelah ada korban, memberi bantuan seadanya, lalu hilang tanpa solusi. Itu menunjukkan lemahnya kapasitas manajerial pemerintah,” jelasnya kepada putraindonews Selasa (2/12).

HPMB Raya Cabang Balla’ Tujua mendesak pemerintah daerah membuka secara transparan program pengendalian banjir, termasuk alokasi anggaran dan capaian realisasi. Transparansi dinilai penting agar publik mengetahui keseriusan pemerintah dalam menangani bencana yang terus berulang.

Baca JugaAlat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya Triliunan

Alif menegaskan, masyarakat berhak mempertanyakan kemampuan dan komitmen pemerintah apabila tidak ada langkah konkret dan terukur dalam waktu dekat. “Bencana bisa datang dari alam, tetapi kelalaian adalah murni ulah manusia,” tegasnya.

HPMB Raya berharap kritik tersebut dapat menjadi dorongan bagi pemerintah daerah Bantaeng untuk bekerja lebih serius dan tidak lagi menunda penanganan persoalan banjir demi keselamatan warga. Red/MB

Baca JugaDua Prajurit TNI Meninggal Dunia dalam Insiden Kecelakaan Helikopter saat Padamkan Karhutla
Tags: #banjir

Bagikan berita:

Berita Terkait