PUTRAINDONEWS.COM
KENDARI - SULTRA | Kegiatan Jumat Berkah berupa pembagian paket sembako dari Ketua Umum Persit Kartka Candra Kirana (Ketum Persit KCK) Ny Hetty Andika Perkasa merupakan wujud kepedulian kepada warga Sulawesi Tenggara (Sultra) yang terdampak pandemi COVID -19, khususnya warga suku Bajau yang berada di Kendari.
Hal ini diungkapkan oleh Kapenrem 143/HO Mayor Arm Sumarsono dalam rilisnya, Jumat (7/8/2020).
Baca JugaElim Tyu Samba: Jangan Sentimen Pribadi Korbankan Atlet "Tidak Elok"Dikatakan Kapenrem, dalam pembagian sembako tersebut, Ketua Persit KCK Koorcab Rem 143 Ny. Vera Jannie Aldrin Siahaan di dampingi Ny Diyah Yudanardi (Istri Aspers Paglima TNI).
"Kebetulan beliau (Ny. Diyah Yudanardi) sedang berada di Kendari mendampingi Aspers Panglima TNI yang melaksanakan penyerahan peralatan uji penerimaan prajurit bagi Korem 143/ Halu Oleo dan Lanal Kendari,"ujar Mayor Arm Sumarsono.
Baca JugaKepulan Asap Keluar dari Tas, Penumpang KRL Dibuat Panik“Jumat berkah di Kampung Nelayan Bajau, Kecamatan Abeli, Kota Kendari, Sultra ini menjadi kenangan tersendiri bagi Ibu Hawa (41) dan Ibu Sumarni (62) beserta warga sekitar,†terang Sumarsono.
Perlu diketahui turut mendampingi Ny. Diyah Yudanardi , Ibu Yani Tri Rana Subekti (Wakil Ketua Persit KCK Korcab Rem 143/HO), Ibu Fitriah Muzafar (Ketum PIA Ardhya Garini Cab.8/D II Lanud Haluoleo) dan Ibu Agus Waluyo (Ketua Persit Cab. L Kodim 1417/Kdi) beserta pengurus.
Baca JugaGeger 20 Siswa dari Dua Sekolah di Kota Blitar Diduga Keracunan MBGLebih lanjut dalam kegiatan ini pembagian sembako diserahkan secara simbolis oleh Ibu Diyah Yudanardi kepada Ibu Hawa dan warga sekitar Kampung Nelayan Bajau.
Pada kesempatan ini pula bersama rombongan melanjutkan dengan berbincang - bincang bersama warga untuk mengenal lebih jauh tentang kehidupan di Kampung Nelayan.
Baca JugaKetuk Pintu Langit, Puluhan Rekan Profesi di Medan Doakan Rombongan Jurnalis Yang Hilang Saat Liputan Erupsi GAK“Kami tinggal sudah puluhan tahun disini Bu, kebiasaan kami ya mencari nafkah di laut untuk menutupi kebutuhan sehari - hari,†terang Ibu Hawa.
“Seperti di Karamba ini selama satu tahun sambil menunggu masa panen saya bolak – balik disini ibu, untuk kebutuhan hidup kadang saya mengumpulkan barang bekas sisa – sisa perusahaan yang hanyut dilaut,†terang janda tanpa anak ini dengan nada pelan.
Baca JugaGubernur Malut Sherly Tjoanda Disorot di Forum PBB, Bisnis Pertambangannya Dikuak ke Publik“Kadang – kadang juga mencari kalandue (kerang laut) untuk lauk makan hari – hari dan lebihnya bisa dijual, senang rasanya dengan kehadiran Ibu - ibu semua yang peduli kepada kami, terimakasih,†imbuhnya.
Terpisah, menurut Sumarni kehadiran Kegiatan Jumat Berkah ini menjadi sebuah berkah tersendiri baginya yang selama ini jarang mendapatkan bantuan.
Baca JugaZona SAR Selat Sunda Diperluas, Dayung Serunting IMO-Indonesia Monitoring Garis Pantai Lampung-Bengkulu“Terimakasih atas bantuannya dan saya merasa sangat senang dengan kehadiran ibu - ibu disini, kepedulian inilah yang menjadi harapan kami,†ujarnya.
“Kepada Ibu Hetty Andika Perkasa terimakasih banyak atas bantuannya semoga sehat selalu, dimudahkan rejekinya dan panjang umur,†imbuh Ibu 4 orang anak ini.
Baca JugaTaksi Listrik Hijau Kecelakaan Diduga Tabrak Pembatas“Semua akan disampaiakan Ibu, terimakasih banyak kepada warga Kampung Nelayan Bajau yang menerima kami dengan baik, harapannya semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban warga disini dan semoga kedepannya Kampung ini akan menjadi lebih baik,â€pungkas Ny. Diyah Yudanardi. RED/UMAR DHANY - SULTRA