Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

Krisis Energi Hantui Dunia, Filipina Berpotensi Tutup Operasi Penerbangan

S Samsuddin • 25 Mar 2026 • 0 komentar
Krisis Energi Hantui Dunia, Filipina Berpotensi Tutup Operasi Penerbangan

Putraindonews.com, Jakarta – Perang di Timur Tengah yang sampai detik ini masih terus berlanjut memberi dampak yang sangat besar terhadap pasokan energi global.

Sejumlah sektor yang semula tidak pernah mengalami gangguan, kini mendapatkan dampak buruk akibat konflik antara Israel-Amerika Serikat dan Iran.

Baca JugaInggris dalam Siaga Perang, Sebut Waktu Tinggal 1.000 Hari Lagi

Salah satu sektor yang paling terkena dampak di balik perang ini yakni sektor penerbangan. Kabar terbaru, sejumlah negara mulai Menyusun scenario terburuk untuk menghadapi dampak krisisi bahan bakar global.

Filipina, salah satu negara di kawasan Asia yang kini mulai mengambil langkah-langkah serius tersebut.

Baca JugaLula da Silva Kembali Terpilih Jadi Presiden Brasil

Dikabarkan, Pemerintah Filipina kemungkinan terburuknya menghentikan operasi pesawat jika situasi ini terus berlanjut.

Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. mengatakan penghentian operasional pesawat (grounding) menjadi "kemungkinan nyata" jika pasokan bahan bakar jet terus terganggu akibat perang di Iran.

Baca JugaRusak! Militer Manfaatkan Orang Dalam untuk Main Judi

"Beberapa negara sudah memberi tahu maskapai kami bahwa mereka tidak bisa menyediakan bahan bakar, sehingga pesawat harus membawa bahan bakar sendiri untuk perjalanan pulang-pergi," kata Marcos dalam sebuah wawancara, dikutip dari Straits Times, Selasa (24/3).

"Penerbangan jarak jauh akan menjadi yang paling terdampak dalam situasi ini," ujarnya. Red/HS

Baca JugaDonald Trump Jadi Bahan Olokan di Iran, Terpenjara di Papan Reklame

Bagikan berita:

Berita Terkait