Putraindonews.com, Denpasar - Kadisdikpora Provinsi Bali, Ida Bagus Gde Wesnawa Punia, S.T., M.Si, hadir memberikan suntikan motivasi dan strategi baru dalam Seminar Pendidikan 2026 di BGTK Provinsi Bali (11/5).
Gak cuma soal nilai akademik, strategi yang dipaparkan fokus pada pendidikan yang ADAPTIF dan INKLUSIF. Artinya, pendidikan di Bali harus siap dengan teknologi tapi tetap merangkul semua kalangan.
Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah RakyatSeminar bertema 'Menguatkan Partisipasi Semesta' ini diikuti oleh guru-guru hebat se-Bali. Semangatnya satu: menciptakan ekosistem pendidikan yang berdaya saing global
Dalam paparan materi bertajuk “Strategi Peningkatan Kualitas Pendidikan di Provinsi Bali” Wesnawa Punia menekankan bahwa pendidikan masa depan harus berpijak pada tiga pilar utama: adaptif terhadap teknologi, inovatif dalam metodologi, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
Baca JugaDua Prajurit TNI Meninggal Dunia dalam Insiden Kecelakaan Helikopter saat Padamkan Karhutla“Kita harus mendorong peningkatan mutu pendidikan yang tidak hanya berdaya saing secara intelektual, tetapi juga mampu menjawab tantangan zaman yang kian dinamis. Partisipasi semesta adalah kunci,” tegas Kadisdikpora di hadapan ratusan guru dan tenaga kependidikan dari berbagai kabupaten/kota se-Bali
Bangga dengan kemajuan pendidikan Bali!, dukung terus guru-guru kita untuk cetak generasi emas. Red/GW
Baca JugaMNC Bank Angkat Bicara Soal Nasabah Susah Tarik Uang