Putraindonews.com, Serang – Situasi tegang dan panas menyelimuti pemerintahan Kabupaten Lebak. Hal itu usai terjadi ketegangan di pucuk pimpinan yang melibatkan Bupati dan Wakil Bupati Lebak.
Di tengah ketegangan akibat perseteruan antara bupati dan wakil bupati itu, isu pemakzulan terhadap bupati Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya pun mencuat ke publik.
Baca JugaKomdigi Angkat Bicara Soal Takedown 486 Konten Demo AgustusMerespons wacana tersebut, DPRD Lebak mendorong dilakukan rekonsiliasi dan membuka ruang dialog antara Bupati dan Wakil Bupati agar konflik tidak berlarut.
Ketua DPRD Kabupaten Lebak, Juwita Wulandari, berencana memfasilitasi pertemuan antara Bupati dan Wakil Bupati sebagai upaya meredam dinamika yang kian memanas dalam beberapa waktu terakhir.
Baca JugaBEM UI Bersama Masyarakat Sipil Bakal Gelar Aksi 28 OktoberLangkah ini dinilai strategis untuk mengembalikan stabilitas pemerintahan daerah, sekaligus memastikan birokrasi tetap berjalan optimal di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap hubungan kedua pimpinan tersebut. Red/TK