Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

Pemprov Kepri Ajak Pelaku UMKM Manfaatkan Pinjaman Modal Bunga Nol Persen

S Samsuddin • 07 Mar 2024 • 0 komentar
Pemprov Kepri Ajak Pelaku UMKM Manfaatkan Pinjaman Modal Bunga Nol Persen

Putraindonews.com - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengajak para pelaku UMKM di daerahnya memanfaatkan fasilitas pinjaman modal usaha dengan bunga nol persen dan plafon maksimal Rp40 juta.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyebut plafon pinjaman tahun ini naik 100 persen dibanding 2023 yang sebesar Rp20 juta untuk menambah daya saing UMKM.

Baca JugaResmikan Sekretariat "Rumah Besar", IMO-Indonesia Uji Coba Aplikasi AdS Media Online

"Ayo manfaatkan, jangan sungkan dan ragu. Dengan meningkatnya daya saing UMKM, akan berpengaruh besar pada peningkatan capaian berbagai indikator makro yang memang kita gesa tiap tahunnya," kata Ansar Ahmad di Tanjungpinang, Kepri, Rabu (6/3/24).

Ia mengatakan pinjaman modal dengan bunga nol persen merupakan salah satu program unggulan Pemprov Kepri yang bekerja sama dengan Bank Riau Kepri Syariah (BRKS), yang mana pelaku UMKM tidak dibebankan lagi untuk membayar bunga pinjaman, karena sudah disubsidi pemprov.

Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi Masyarakat

"Mari bersama berkontribusi dalam upaya memajukan ekosistem pariwisata dan ekonomi syariah guna mewujudkan Kepri yang makmur, berdaya saing, dan berbudaya," ucap Ansar.

Senada, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepri Riki Rionaldi mengutarakan pinjaman dengan plafon Rp40 juta sudah mulai dapat dimanfaatkan UMKM.

Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah Rakyat

Pihaknya juga sudah menyerahkan secara simbolis pinjaman dengan subsidi bunga nol persen ini kepada sejumlah UMKM di lingkup Kota Tanjungpinang.

"Sudah ada UMKM yang dapat pinjaman maksimal Rp40 juta," ujarnya.

Baca JugaAlat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya Triliunan

Riki menambahkan untuk merealisasi kebijakan kenaikan plafon pinjaman UMKM tahun ini, pemprov telah menganggarkan Rp1 miliar pada APBD 2024 untuk sekitar 200 UMKM se-Kepri.

"Untuk APBD Perubahan 2024, kita lihat dulu dan disesuaikan kebutuhan," ujarnya.

Baca JugaDua Prajurit TNI Meninggal Dunia dalam Insiden Kecelakaan Helikopter saat Padamkan Karhutla

Mengenai persyaratan yang harus dipenuhi calon debitur, lanjut Riki, tidak ada perubahan dibandingkan tahun sebelumnya.

Adapun persyaratan yang harus dipenuhi adalah fotokopi KTP suami/istri, fotokopi kartu keluarga, fotokopi buku nikah, legalitas usaha (NIB/SKU dari kelurahan), dan fotokopi agunan (SHM/alashak/BPKB lima tahun terakhir).

Baca JugaMNC Bank Angkat Bicara Soal Nasabah Susah Tarik Uang

Lalu, pas foto, rekening koran tabungan tiga bulan terakhir (jika ada), tidak sedang menikmati fasilitas pembiayaan usaha di bank lain, tidak termasuk daftar hitam BI serta syarat lain jika diperlukan oleh bank.

Selain itu, ia turut mengajak pelaku UMKM di Kepri untuk memanfaatkan dan mendaftarkan diri pada fasilitas berbagai pelatihan yang tersedia di Dinas Koperasi dan UKM Kepri.

Baca JugaRicuh Penolakan Konser Andrea Bocelli di JIExpo

"Ini bertujuan untuk dapat meningkatkan kapasitas SDM, daya saing, pengembangan digitalisasi usaha, kerjasama kemitraan dan perluasan pasar di tahun 2024," sebut Riki. Red/JH

Bagikan berita:

Berita Terkait