Putraindonews.com,Jakarta - Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengucapkan syukur lantaran Indonesia naik ke urutan ke-123 dalam peringkat dunia terbaru FIFA yang dirilis Kamis, mengingat itu merupakan posisi terbaik yang bisa dicapai dalam 15 tahun terakhir.
''Alhamdulillah kemenangan atas Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia zona Asia membuat posisi Indonesia di ranking FIFA naik 4 peringkat ke posisi 123. Peringkat ke-123 ini merupakan posisi terbaik Indonesia di ranking FIFA dalam 15 tahun terakhir,'' kata Erick dikutip dari keterangan tertulis yang diterima pewarta, Kamis (3/4).
Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah Rakyat''Kita akan terus kerja keras dan berusaha untuk membawa Indonesia masuk dalam peringkat 100 besar dunia. Bismillah,'' lanjutnya.
Keberhasilan timnas Indonesia naik empat strip dari posisi ke-127 itu tentu tidak lepas dari kemenangan 1-0 atas Bahrain pada pertandingan putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia yang berlangsung pada 25 Maret.
Baca JugaAlat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya TriliunanLaga itu juga menjadi pertandingan kedua tim Garuda di bawah asuhan pelatih baru, Patrick Kluivert. Sedangkan pada laga debut Kluivert, timnas Indonesia takluk 1-5 di tangan tuan rumah Australia pada 20 Maret.
Kemenangan atas Bahrain membuat Indonesia mendapat tambahan 9,51 poin dan total kini mengoleksi 1.142, 92 poin. Naiknya posisi Indonesia di daftar peringkat FIFA sekaligus membuat mereka menggeser tim-tim lain yakni Gambia, India, Guinea-Bissau, dan Rwanda.
Baca JugaDua Prajurit TNI Meninggal Dunia dalam Insiden Kecelakaan Helikopter saat Padamkan KarhutlaDalam kesempatan itu, Erick juga berharap penambahan poin dalam daftar peringkat FIFA menjadi momentum bagus yang dapat terus dijaga sampai dua pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 tersisa yang akan dimainkan pada Juni.
Indonesia masih akan memainkan dua pertandingan tersisa di Grup C, yakni menjamu China di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 5 Juni, dan kemudian melawat ke markas Jepang di Osaka pada 10 Juni. Red/HS
Baca JugaMNC Bank Angkat Bicara Soal Nasabah Susah Tarik Uang