Putraindonews.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto berniat menyerahkan 10 persen saham PT Freeport ke masyarakat Papua.
Rencana tersebut muncul saat pembahasan bersama dengan Komite Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (KEPP-OKP) dan enam Gubernur Papua.
Baca JugaDasco Bantah Isu terkait Dirinya Bakal Jadi CawapresInformasi tersebut disampaikan Ketua KEPP-OKP Velix Wanggai saat menghadiri acara pengarahan dari Presiden Prabowo Subianto, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (16/12).
"Ada arahan dari bapak presiden untuk kita membahas tentang skema divestasi Freeport. Terutama 10% yang menjadi hak dari orang asli Papua akan kita bincangkan antara Gubernur-Gubernur di tanah Papua, dan ini masih dalam kerangka anggaran," ucap Velix.
Baca JugaNama Seskab Teddy Diisukan Diperiksa POM?Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia juga diketahui ikut hadir dalam acara tersebut.
Nantinya rencana divestasi itu akan dilakukan melalui perusahaan yang dibentuk pemerintah provinsi Papua, yaitu PT Papua Divestasi Mandiri.
Baca JugaPresiden Prabowo Bakal Lakukan Evaluasi Kabinet"Tentunya ini akan kami sesegera mungkin setelah pulang, karena kami akan melakukan RUPS tentang Papua Divestasi," tandasnya. Red/HS