Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

Prediksi Harga BYD M6 PHEV di Indonesia: Benarkah Bisa 100 Jutaan?

S Samsuddin • 08 May 2026 • 0 komentar
Prediksi Harga BYD M6 PHEV di Indonesia: Benarkah Bisa 100 Jutaan?

BYD M6 PHEV akhirnya terdaftar resmi di Indonesia melalui dokumen Permendagri Nomor 11 Tahun 2026.

Berdasarkan data Moladin.com, model ini muncul dengan kode MEH dan memiliki delapan varian dengan nilai jual kendaraan bermotor (NJKB) mulai dari Rp104 juta hingga Rp123 juta.

Data NJKB BYD M6 PHEV (Kode MEH)

Kode Model Transmisi/Penggerak Nilai Jual (NJKB)
MEH-FWD-10A6 (4×2) A/T Rp123 juta
MEH-FWD-10A7 (4×2) A/T Rp122 juta
MEH-FWD-10T (4×2) A/T Rp104 juta
MEH-FWD-10Y6 (4×2) A/T Rp113 juta
MEH-FWD-10Y7 (4×2) A/T Rp112 juta
MEH-FWD-20T (4×2) A/T Rp105 juta
MEH-FWD-20Y6 (4×2) A/T Rp116 juta
MEH-FWD-20Y7 (4×2) A/T Rp115 juta

Analisis Harga: NJKB vs OTR

Nilai NJKB bukanlah harga jual di dealer (OTR), melainkan dasar perhitungan pajak kendaraan. Biasanya harga OTR akan lebih tinggi karena ditambah pajak daerah, distribusi, dan margin dealer.

Baca JugaResmikan Sekretariat "Rumah Besar", IMO-Indonesia Uji Coba Aplikasi AdS Media Online

Namun, BYD dikenal dengan strategi harga agresif, sehingga harga jual bisa tetap kompetitif di segmen MPV hybrid.

Spesifikasi Utama BYD M6 PHEV (Song Max DM-i)

  • Mesin bensin: 1.498 cc
  • Motor listrik: 145 kW (setara 197 PS)
  • Torsi mesin bensin: 135 Nm
  • Torsi motor listrik: 325 Nm
  • Baterai Blade: 18,3 kWh
  • Jarak tempuh mode listrik: ±105 km (NEDC)
  • Total jarak tempuh kombinasi: ±1.000 km

Prediksi Harga OTR di Indonesia

Berdasarkan NJKB dan tren harga BYD di pasar global, harga BYD M6 PHEV di Indonesia diperkirakan akan berada di kisaran Rp150–180 juta untuk varian dasar, dan bisa mencapai Rp200 juta untuk varian tertinggi.

Jika benar demikian, mobil ini akan menjadi MPV hybrid termurah di Indonesia.

Perbedaan BYD M6 PHEV (MEH) vs M6 BEV (MEE)

BYD menyiapkan dua varian M6 untuk pasar Indonesia: versi PHEV (MEH) dan versi listrik murni (MEE). Keduanya memiliki desain serupa, tetapi terdapat perbedaan teknis dan visual yang cukup jelas. Versi PHEV memiliki grille besar dan knalpot, sedangkan versi BEV tampil lebih bersih tanpa grille. Perbedaan ini penting untuk konsumen yang mempertimbangkan efisiensi, jarak tempuh, dan biaya operasional.

Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi Masyarakat
Aspek M6 PHEV (MEH) M6 BEV (MEE)
Teknologi Plug-in Hybrid Listrik murni
Ciri desain Grille + knalpot Tanpa grille
Kode MEH MEE
Target pasar Pengguna MPV irit tanpa range anxiety Pengguna EV murni

Indikasi Peluncuran Semakin Dekat

Beberapa unit telah terlihat melakukan uji jalan di kawasan Jakarta Timur. Hal ini memperkuat dugaan bahwa peluncuran resmi semakin dekat. BYD Indonesia belum memberikan detail resmi, tetapi menyatakan bahwa informasi lengkap akan diumumkan pada waktu yang tepat. Dengan munculnya kode MEH di dokumen Kemendagri, peluncuran pada 2026 menjadi sangat mungkin.

Dampak ke Pasar Otomotif

Kehadiran BYD M6 PHEV berpotensi mengubah peta persaingan MPV keluarga. Produsen Jepang seperti Suzuki dan Toyota kemungkinan akan menyesuaikan strategi harga untuk menghadapi penetrasi agresif BYD. Red/HS

Tags: #pasar otomotif 2026 #MPV murah 2026 #mobil China masuk Indonesia #pajak kendaraan listrik #NJKB mobil 2026 #mobil 100 jutaan #prediksi harga mobil #harga BYD M6 PHEV #spesifikasi BYD #mobil keluarga murah #mobil hybrid murah #byd indonesia #tren harga mobil

Bagikan berita:

Berita Terkait