***
Putraindonews.com - Gresik | PT Barata Indonesia ( Persero) terus mendorong pengoptimalan Tingkat Komponen Dalam Negeri ( TKDN) dalam setiap produk yang dihasilkan oleh perseroan.
Hal tersebut dibuktikan dengan diraihnya sertifikat “Sah Tanda Capaian TKDN” dari Kementerian Perindustrian ( Kemenperin) Republik Indonesia untuk produk andalan perseroan.
Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi MasyarakatSertifikat tersebut terdiri dari produk komponen minyak dan gas hingga produk perkeretaapian memiliki TKDN sebesar 56,96%.
Direktur Pemasaran PT Barata Indonesia ( Persero) Sulistyo Handoko mengatakan bahwa pemenuhan TKDN dari setiap produk unggulan Barata Indonesia, merupakan upaya Barata Indonesia untuk mendorong produktivitas serta daya saing industri manufaktur nasional.
Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah RakyatMenurutnya dengan terus meningkatkan TKDN produk andalan, hal ini dapat mengurangi ketergantungan akan produk – produk asing yang membanjiri pasar saat ini.
”Karena itu, dukungan dari pemerintah baik itu dari segi regulasi maupun kebijakan akan penggunaan produk – produk yang memenuhi TKDN dalam proyek strategis, akan sangat membantu bagi industri manufaktur nasional agar dapat terus mengambil peran sekaligus meningkatkan kualitas industri manufaktur nasional itu sendiri, “ ujar Sulis.
Baca JugaAlat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya TriliunanUntuk memenuhi persyaratan kualitas produk yang dihasilkan, Barata Indonesia tidak hanya melengkapi sertifikat TKDN dari Kemenperin RI dalam tiap produk andalannya.
Untuk produk komponen kereta api, Barata Indonesia masih menjadi satu-satunya perusahaan di Asia Tenggara yang memiliki sertifikat AAR (Association of American Railroads).
Baca JugaDua Prajurit TNI Meninggal Dunia dalam Insiden Kecelakaan Helikopter saat Padamkan KarhutlaSertifikat tersebut ditujukan untuk kontraktor di Industri Kereta Api yang menyangkut, pembuatan, pengadaan, identifikasi bahan pengemasan dan juga penyimpanan.
Dengan sertifikat tersebut, Barata Indonesia dapat melakukan ekspor dan memasarkan produk komponen kereta api hingga pasar Amerika Serikat.
Baca JugaMNC Bank Angkat Bicara Soal Nasabah Susah Tarik UangTak hanya itu, Barata Indonesia turut meningkatkan TKDN produk pembangkit listrik melalui Pabrik Komponen Turbin diantaranya Combustion Chamber, Condensor serta Blade Ring.
Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bidang manufaktur, Barata Indonesia terus berkomitmen untuk menggunakan produk-produk dalam negeri dan juga melibatkan industri domestik dalam setiap proses bisnis yang dijalankan.
Baca JugaRicuh Penolakan Konser Andrea Bocelli di JIExpoMenurut Sulis, pencapaian Sertifikasi TKDN di atas 50 persen ini merupakan kekuatan bagi perseroan. Terutama dalam rangka mendorong pemanfaatan potensi dalam negeri pada proyek strategis nasional serta memperkuat daya saing industri manufaktur untuk menjadi pemain dalam Global Value Chains.
PT Barata Indonesia (Persero) perusahan BUMN yang bergerak di bidang manufaktur dan konstruksi mendukung sektor Pangan (Food), Pembangkitan (Energy), Sumber Daya Air (Water) serta Industri Komponen dan Permesinan. Red/Ben
Baca JugaHadapi Cuaca Ekstrem, Polres Blitar Kota Gelar Apel Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi 2026 ***