Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

RS Terdampak Banjir Sumatra Kembali Beroperasi, Komisi IX Beri Catatan

S Samsuddin • 19 Dec 2025 • 0 komentar
RS Terdampak Banjir Sumatra Kembali Beroperasi, Komisi IX Beri Catatan

Putraindonews.com-Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Nihayatul Wafiroh menyambut baik kabar seluruh rumah sakit yang terdampak banjir di Sumatra telah kembali beroperasi. Menurutnya, kembalinya layanan rumah sakit menjadi harapan penting bagi masyarakat yang selama ini terdampak keterbatasan akses pelayanan kesehatan.

Namun demikian, perempuan yang akrab disapa Ninik ini mengkritik lambatnya proses pemulihan fasilitas kesehatan tersebut. Ia menilai, rumah sakit yang baru kembali beroperasi pada hari ke-20 pascabanjir seharusnya dapat dipulihkan lebih cepat.

Baca JugaKomisi X Rencana Panggil Kemdiktisaintek Perihal Soal Pendirian Universitas Republik Indonesia

“Operasional rumah sakit mestinya menjadi prioritas utama dalam penanganan pascabencana. Dua puluh hari adalah waktu yang terlalu lama, sementara masyarakat sangat membutuhkan layanan pengobatan,” ujar Ninik dalam keterangan tertulis  di Jakarta, Rabu (18/12/2025).

Ninik menegaskan bahwa keberfungsian rumah sakit tidak boleh dimaknai sebatas gedung yang kembali dibuka. Ia meminta Kementerian Kesehatan memastikan seluruh aspek layanan benar-benar siap dan optimal.

Baca JugaKepala BGN Baru Harus Lebih Masifkan Program MBG, Jangan Abaikan Hak Jutaan Penerima Manfaat

“Tidak cukup hanya membuka kembali rumah sakit. Layanannya harus berjalan maksimal, lingkungannya sehat dan aman, serta stok obat-obatan tersedia dan mencukupi kebutuhan warga,” tegasnya.

Sebagai mitra kerja Kemenkes, Komisi IX DPR RI, lanjut Ninik, akan terus mengawal pemulihan sektor kesehatan di wilayah terdampak bencana. Ia berharap pemerintah pusat dan daerah memperkuat koordinasi agar kejadian serupa tidak kembali terulang pada penanganan bencana berikutnya.

Baca JugaPerkuat Diplomasi Parlemen, Irine Y. Roba: Kampus Jadi Mitra Strategis Kebijakan Nasional

“Pemulihan kesehatan masyarakat pascabencana tidak boleh lambat. Ini menyangkut keselamatan dan hak dasar warga negara,” ujar Politisi Fraksi PKB itu.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memastikan seluruh RS yang terdampak bencana Sumatra kini telah kembali beroperasi. Tercatat sebanyak 41 rumah sakit sempat tidak berfungsi akibat bencana yang terjadi pada 26 November 2025.Red/HS

Baca JugaSoroti Kecelakaan Kereta Bekasi, Lasarus: Perlintasan Sebidang Jadi Biang Masalah, Desak Evaluasi Nasional
Tags: #kesehatan #banjir #dpr ri

Bagikan berita:

Berita Terkait