Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

Santapan Rohani di Pendopo Tulungagung, KH Ahmad Subhi Tekankan Puasa sebagai Perisai Spiritual

S Samsuddin • 28 Feb 2026 • 0 komentar
Santapan Rohani di Pendopo Tulungagung, KH Ahmad Subhi Tekankan Puasa sebagai Perisai Spiritual

Putraindonews.com, Tulungagung - Pemerintah Kabupaten Tulungagung menggelar kegiatan Santapan Rohani Ramadan 1447 H/2026 M di Pendopo Kabupaten Tulungagung, Jumat (27/02/2026) pukul 09.00 WIB.

Agenda tersebut dihadiri Bupati Tulungagung, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, kepala OPD, camat, ASN di lingkungan Pemkab Tulungagung, serta perwakilan TNI dan Polri.

Baca JugaMensesneg Ungkap Istana sedang 'Bersih-Bersih Pasca Penyadapan

Dalam tausiyahnya, KH Ahmad Subhi menegaskan bahwa esensi puasa Ramadan tidak sebatas menahan lapar dan dahaga atau perkara yang membatalkan puasa. Lebih dari itu, puasa merupakan latihan spiritual dan pengendalian diri yang bersifat menyeluruh.

“Puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga latihan spiritual dan pengendalian diri yang komprehensif.

Baca JugaKepala BIN Ungkap Penyadapan Ilegal Bisa Mengarah ke Makar

Dalam banyak hadits, Rasulullah SAW menggambarkan puasa sebagai junnah atau perisai yang melindungi seorang muslim dari berbagai godaan duniawi dan api neraka,” ujarnya.

Ia menjelaskan, puasa menjadi perisai dari hawa nafsu karena melatih seseorang menahan diri dari hal-hal yang dilarang, termasuk mengendalikan amarah, menjaga lisan, serta menjauhi perbuatan maksiat. Dengan demikian, akan terbentuk karakter muslim yang kuat dan berdaya tahan dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.

Baca JugaBMKG Sebut Gempa Tektonik di Sigi Dipicu Aktivitas Sesar Palolo

Selain itu, puasa juga menjadi perisai dari perilaku konsumtif berlebihan. Melalui ibadah ini diharapkan tumbuh empati dan kepedulian terhadap sesama, sekaligus mengokohkan nilai-nilai keislaman dalam peradaban.

Menurutnya, apabila Ramadan dijalankan dengan sungguh-sungguh, nilai-nilai Islam akan semakin kokoh dalam kehidupan sosial, budaya, dan ekonomi, sehingga membentuk peradaban yang bermartabat dan berkeadilan.

Baca JugaJenderal Listyo Dicpot dari Dewan Penasihat KSPSI

Kegiatan Santapan Rohani tersebut diharapkan menjadi momentum muhasabah bagi seluruh jajaran Pemkab Tulungagung dan masyarakat, agar Ramadan benar-benar menjadi sarana memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Red/Gris

Tags: #tulungagung #polri #budaya #tni #lingkungan

Bagikan berita:

Berita Terkait