Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

Sepekan Dilanda Banjir, Sejumlah Wilayah di Jabodetabek Mulai Surut

S Samsuddin • 08 Nov 2021 • 0 komentar
Sepekan Dilanda Banjir, Sejumlah Wilayah di Jabodetabek Mulai Surut

PUTRAINDONEWS.COM

JAKARTA | Banjir yang sempat terjadi di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) berangsur surut pada hari ini, Senin (8/11). Pemutakhiran tersebut diterima Pusdalops BNPB pada pukul 09.30 WIB.

Pantauan sejumlah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyebutkan wilayah DKI Jakarta, seperti Kota Jakarta Timur, banjir berangsur surut. Sedangkan di Jakarta Selatan, kawasan Pesanggrahan, Mampang dan Cipulir, masih terpantau ada genangan.

Baca JugaMensesneg Ungkap Istana sedang 'Bersih-Bersih Pasca Penyadapan

Namun demikian, kawasan di Kota dan Kabupaten Bekasi masih teridentifikasi genangan di beberapa titik. Kota Bekasi yang masih terdampak berada di Perumahan Pondok Timur Indah, dengan tinggi muka air berkisar 10-20 cm.

Informasi dari BPBD terdampak menyebutkan masih ada warga yang mengungsi, seperti di Kota Jakarta Timur berjumlah 52 KK atau 164 jiwa dan Kota Jakarta Selatan 4 KK atau 97 jiwa.

Baca JugaKepala BIN Ungkap Penyadapan Ilegal Bisa Mengarah ke Makar

Sementara itu, banjir yang sempat menggenangi Kota dan Kabupaten Bogor serta Kota Depok telah surut. Dua wilayah administrasi di bawah Provinsi Banten, yaitu Tangerang dan Tangerang Selatan, banjir surut dan aktivitas masyarakat kembali normal.

Berdasarkan prakiraan cuaca dalam dua hari ke depan, wilayah Jabodetabek masih berpeluang hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Warga di tingkat kecamatan dapat mengakses informasi prakiraan cuaca melalui aplikasi BMKG.

Baca JugaBMKG Sebut Gempa Tektonik di Sigi Dipicu Aktivitas Sesar Palolo

Menyikapi musim hujan, pemerintah daerah dan warga diimbau untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan dalam mencegah maupun menghindari dampak bahaya hidrometeorologi.

Masyarakat dapat memantau potensi bahaya, seperti genangan, melalui dashboard petabencana.id, maupun berpartisipasi memberikan informasi lapangan melalui sosial media yang selanjutnya akan ditampilkan pada dashboard tersebut.

Baca JugaJenderal Listyo Dicpot dari Dewan Penasihat KSPSI

Masyarakat juga dapar mengakses aplikasi inaRISK untuk memantau potensi bahaya dan risiko di sekitar kita sehingga kita dapat lebih siap dalam mengantisipasi potensi bahaya. Red/Ben

[kaya_qrcode title_align="alignnone" ecclevel="L" align="alignnone"]

Bagikan berita:

Berita Terkait