Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

Siswono Yudo Husodo, Ketua Dewan Pertimbangan Partai Nyatakan Mundur Dari NasDem

S Samsuddin 27 Dec 2022 0 komentar
Siswono Yudo Husodo, Ketua Dewan Pertimbangan Partai Nyatakan Mundur Dari NasDem

***

Putraindonews.com - Jakarta | Siswono Yudo Husodo yang merupakn politisi senior Partai NasDem resmi mengundurkan diri dari partai NasDem.

Hal tersebut sekaligus mengundang teka-teki di masyarakat. Adapun, kabar pengunduran diri ini dikonfirmasi langsung oleh Siswono Yudo Husodo, pada Senin (26/12) seperti dilansir Detik.com. Dengan mundurnya Siswono secara langsung menambah daftar panjang kader-kader NasDem yang belakangan mengundurkan diri.

Baca JugaPurbaya Sebut Pencopotan Dirinya Berkaitan dengan Perombakan Besar-Besaran di Kemenkeu

Kendati begitu, pihaknya sampai sekarang belum memberikan jawaban terkait alasannya mundur dari Partai NasDem.

Diketahui, Siswono Yudo Husodo merupakan kader senior Partai NasDem. Pada 2017, Siswono Yudo Husodo diangkat menjadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem. Pengesahan ini didasarkan pada Surat Keputusan (SK) bernomor DPP Partai NasDem 069/DPP/Nasdem/III/2017 tanggal 22 Maret 2017 yang ditetapkan di Jakarta.

Baca JugaAMBP Kembali Geruduk Bank Mandiri Pati

Keputusan ini sekaligus mencabut SK nomor 1369/DPP NasDem 2014 tentang Penetapan Perubahan Susunan dan Persoanalia Dewan Pertimbangan, DPP Partai NasDem.

"Satu, Siswono Yudo Husodo sebagai Ketua. Dua, Maxi Gunawan sebagai Wakil Ketua," kata Sekretaris Jenderal NasDem saat itu, Nining Indra Shaleh, di Pakuwon Imperial Ballroom, Jalan Raya Lontar, Lakarsantri, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (22/3/2017).

Baca JugaBerbagai Spekulasi di Balik Pencopotan Menkeu Purbaya

Dikutip dari Perpusnas, Siswono Yudo Husodo lahir di Long Iram, Kalimantan Timur, 4 Juli 1943. Dia pernah menjadi calon Wakil Presiden Indonesia pada Pemilu 2004.

Siswono Yudo Husodo pernah menjabat Menteri Negara Perumahan Rakyat pada Kabinet Pembangunan V (1988-1993) serta Menteri Transmigrasi pada Kabinet Pembangunan VI (1993-1998). Red/HS

Baca JugaKepala BGN Tuduh Media Perkeruh Masalah MBG ***

Bagikan berita:

Berita Terkait