***
Putraindonews.com - Jakarta | Permintaan maaf kini diucapkan Mischa Hasnaeni Moein selaku Ketua Umum Partai Republik Satu kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy’ari
Sosok yang dijuluki ‘wanita emas’ itu sebelumnya melaporkan adanya dugaan pelecehan seksual yang dilakukan Hasyim Asy’ari terhadap dirinya.
Baca JugaInstitut Amalia Bogor Matangkan Persiapan Hadapi SDGs 2030, Hadirkan Prof. Indira Santi Sebagai Keynote SpeakerNamun, dirinya belakangan kembali memberi bantahan dan menarik perkataannya soal dugaan pelecehan tersebut.
“Video saya yang beredar kemarin, 12 Desember 2022 melalui surat ini saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada Ketua KPU Hasyim Asy’ari beserta jajarannya serta melalui surat ini saya menyatakan mengklarifikasi,” ucap Hasnaeni dalam sebuah video, Senin (26/12).
Baca JugaIMO-Indonesia DPW Sumut Bakal Gelar Do'a Bersama Untuk Rombongan Jurnalis Yang Hilang Saat Liputan GAKHasnaeni dalam video yang beredar mengaku mengalami pelecehan seksual yang dilakukan ketua KPU Hasyim Asy’ari adalah tidak benar.
Hasnaeni menyebut bahwa perkataannya itu dilontarkan karena emosi dan dalam kondisi khilaf.
Baca JugaPencarian Lima Jurnalis Terus Berlanjut, Nelayan Gelar 'Nyiar Buhun'“Perkataan itu saya katakan karena kekesalan saya dan kehilafan saya akibat saat ini saya sedang mengalami sakit depresi,” ujarnya.
Fakta yang sebenarnya kata dia, hubungan Hasnaeni dengan Hasyim Asy’ari tidak lebih dari hubungan profesional semata. “Tidak lebih dari itu,” tegasnya.
Baca JugaUsut Kasus Keracunan MBG, Dewan Minta Polisi Bertindak Tanpa Menunggu LaporanHasnaeni menegaskan, bahwa jika dikemudian hari muncul kembali isu antara dirinya dan Hasyim Asy’ari adalah tidak benar. “Saya nyatakan hal itu tidak benar. Demikian surat pernyataan dan klasifikasi ini saya buat agar diketahui seluruh pihak yang terkait dalam hal ini serta saya tandatangani secara sadar dan tidak sedang dibawah tekanan pihak mana pun,” tandasnya. Red/HS
***