Putraindonews.com, Jakarta – Kinerja Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan belakangan ini sukses menyita perhatian masyarakat berkat sederet pencapaian positif yang diraih. Salah satu prestasi paling membanggakan adalah keberhasilan dalam pemberantasan tindak pidana korupsi.
Pencapaian tersebut tidak lepas dari peran penting Kepala Kejaksaan (Kajati) Sumsel, Ketut Sumedana yang sejak awal mempunyai komitmen kuat dalam upaya pemberantasan korupsi dan pemulihan kerugian negara.
Baca JugaMarkas Judi Online di Cengkareng Berhasil DibongkarKinerja gemilang Kejati Sumsel itu bahkan mendapat apresiasi dari Indonesian Initiative for Strategic and Policy Studies (INISIATOR).
Dalam pernyataannya, Direktur Eksekutif INISIATOR, Yakub F. Ismail menilai kontribusi penting yang ditunjukkan Kejati Sumsel, salah satunya melalui tiga kali Operasi Tangkap Tangan (OTT) hingga pertengahan tahun 2026, merupakan bukti nyata komitmen seorang Ketut Sumedana.
Baca JugaSampai Gelar Istigasah, KPK NU Minta Nusron Wahid DitangkapYakub mencatat, sepanjang tahun 2026 Kejati Sumsel sukses mencetak hattric (tiga kali berturut-turut) melakukan OTT, dan sepanjang 2026 penanganan korupsi paling moncer lebih dari 40 orang ditetapkan sebagai tersangka dari 25 kasus yang sedang ditangani.
"Hal itu membuat pejabat daerah dan BUMN di Sumsel ketar-ketir. Rahasianya adalah leadership yang kuat dari seorang Kajati (Ketut Sumedana) serta pengaruh dari pimpinan tertinggi JA ST Burhanudin," kata Yakub di Jakarta, Jumat (5/6).
Baca JugaPolisi Mengamankan Dua Karyawan Dapur MBG Sumenap terkait Dugaan Konsumsi SabuYakub menegaskan bahwa upaya mengungkap dugaan tindak pidana korupsi lewat aksi OTT bukanlah pekerjaan mudah bagi seorang aparat penegak hukum, karena ia harus punya banyak bukti awal, keberanian melawan kejahatan korupsi, dan keseriusan dalam menegakkan hukum demi keadilan.
“Pada poin itu, harus diakui bahwa apa yang telah ditunjukkan Pak Ketut adalah sebuah dedikasi dan inspirasi yang luar biasa," lugasnya.
Baca JugaPolisi segera Panggil Dandhy Laksono terkait Film Pesta BabiIa menambahkan bahwa sejauh ini pendekatan yang diterapkan Kejati Sumsel merefleksikan semangat penegakan hukum modern yang tidak hanya berorientasi pada penindakan semata, melainkan juga memberikan efek pencegahan terhadap praktik-praktik koruptif yang selama ini bersarang kuat di lingkungan pemerintahan dan pelayanan publik.
"Penegakan hukum yang konsisten yang telah ditunjukkan Kejati Sumsel menegaskan bahwa siapa pun yang berniat menyalahgunakan kewenangan tidak akan bisa lari dari jeratan hukum," ujarnya.
Baca JugaKPK Sita Mobil Mewah Milik Suami Bupati Pekalongan NonaktifPihaknya berharap Kejati Sumsel dapat terus menjaga konsistensi dan independensinya dalam menegakkan hukum melalui penanganan berbagai perkara korupsi tanpa pandang bulu.
"Harapan besar tentu, apa yang telah diraih hari ini dapat terus dipertahankan. Sehingga menjadi inspirasi bagi aparat penegak hukum yang lain," pungkasnya. Red/HS
Baca JugaKarhutla Berpotensi Masuk Kategori Terorisme Ekologi