Putraindonews.com, Jakarta – Pengakuan mengejutkan datang dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait kelangkaan pasokan minyak dunia saat ini. Ia mengakui bahwa cadangan minyak global sedang menuju fase kritis.
Situasi tersebut memaksa Trump untuk melenturkan kebijakan perangnya terhadap Iran. Perjanjian damai harus diambil guna mengakhiri perang dan membuka kembali Selat Hormuz.
Baca JugaRusak! Militer Manfaatkan Orang Dalam untuk Main JudiBerbicara di KTT G7 di Prancis pada hari Rabu (17/6) waktu setempat, Trump menyebut bahwa tanpa kesepakatan dengan Iran, dunia akan menghadapi "kekacauan" karena cadangan minyak akan habis dalam waktu sekitar empat minggu.
"Kita akan kehabisan cadangan dalam waktu sekitar empat minggu," kata Trump kepada wartawan, seperti dilansir media The Hill, Kamis (18/6/2026). "Anda tahu, ada cadangan di seluruh dunia, dan kita akan benar-benar kehabisan, dan akan ada saatnya Anda tidak akan bisa mendapatkannya," katanya. Red/HS
Baca JugaDonald Trump Jadi Bahan Olokan di Iran, Terpenjara di Papan Reklame