SAWAHLUNTO - PUTRAINDONEWS.COM | Wakil Gubernur Nasrul Abit melantik sekaligus mengambil sumpah 224 orang dewan hakim Musabaqah Tilawatil Quran Nasional ke-38 tingkat Provinsi Sumatera Barat di Gedung Kubung Tigo Baleh Kota Solok, Jumat (14/6).
Dalam sambutannya, Wagub mengingatkan dewan hakim agar bersikap objektif dalam memberikan penilaian serta profesional. Dengan demikian sambungnya akan melahirkan Qori-Qoriah terbaik dan bisa diandalkan untuk mewakili Sumbar ke tingkat Nasional.
Baca JugaOperasi Tim SAR Ditutup, Keluarga Jurnalis yang Hilang Gelar Tabur Bunga"Ingat sumpah yang saudara bacakan tadi," kata Nasrul Abit.
Karenanya kepada dewan hakim Nasional supaya berkenan memberikan bimbingan dan pembinaan apalagi Sumbar tahun 2020 menjadi tuan rumah MTQ Nasional, demikian permintaannya.
Baca JugaKarya Bakti TNI Peduli Sampah, Kodim 0508 Depok Gandeng Pemkot dan Warga Bersihkan Pasar Kemiri MukaDisamping itu, Wagub meminta para Rektor Perguruan Tinggi Islam mengawasi kinerja dewan hakim.
Terkait anggapan selama ini tuan rumah berpeluang sangat besar menjadi juara, hal itu menurutnya tidak berlaku lagi zaman kini.
Baca JugaOperasi SAR Selat Sunda-Enggano Resmi Dihentikan, Dayung Serunting IMO-Indonesia Lanjutkan MonitoringDiakui Wagub, banyak Qori-Qoriah Indonesia sukses menjadi terbaik Nasional berawal dari penilaian dewan hakim.
Sementara itu, Wakil Walikota Solok Zul Elfian mengucapkan terimakasih atas kepercayaan ditetapkan sebagai tuan rumah MTQ Sumbar.
Baca JugaBersiap! Akan Ada Pemadaman Lampu Serentak di JakartaWako Zul Elfian juga berjanji akan memberikan pelayanan terbaik selama MTQ berlangsung.
"Kalau ada kurang berkenan mohon dilaporkan," ungkapnya.
Wako pun mengemukakan akan senantiasa memonitor selama pelaksanaan MTQ berlangsug.
Baca JugaSenayan City Angkat Bicara Soal Perempuan Ditendang Pria di Food CourtUsai sambutan, 3 orang Qori Nasional maupun Internasional menampilkan diri melagukan ayat suci Al- Quran atas permintaan tuan rumah.
Sekedar diketahui, MTQ tingkat Sumbar dilaksanakan di Kota Solok dari tanggal 14-22 Juni.
Baca JugaOperasi Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang DihentikanSampai berita ini diturunkan musabaqah sekali dalam dua tahun itu masih tahap registrasi dan akan dibuka resmi Menteri Agama Sabtu malam, sedangkan lomba baru bisa dimulai hari Minggu. (**)