Putraindonews.com - Manila | Akibat Topan Saola yang melanda Filipina, satu orang dinyatakan tewas sementara 387 ribu lainnya mengalami dampak.
Badan Manajemen dan Pengurangan Resiko Bencana Nasional Filipina menyebutkan dalam pernyataannya bahwa Saola, atau yang dikenal warga setempat Topan Goring juga berdampak pada pasokan listrik dan air di sejumlah wilayah di negara Asia Tenggara itu.
Baca JugaPresiden Paraguay DimakzulkanSelain Saola, negara kepulauan itu juga mengalami kerusakan akibat Topan Hanna dan Badai Tropis Kirogi.
Goring atau Saola dan Hanna adalah siklon tropis ketujuh dan kedelapan, secara berurutan, yang melanda Filipina tahun ini.
Baca JugaIran Buka Suara Soal Dua Kapal Tanker Terkena Ranjau di Selat HormuzSementara itu, China telah mengeluarkan tanda bahaya (peringatan merah) -- Tingkat paling serius dalam sistem peringatan empat tingkat mereka -- ketika Saola diperkirakan membawa hujan lebat di wilayah pesisir negara itu.
Banyak wilayah menunda hari pertama bersekolah dan menghentikan aktivitas produksi dan transportasi umum, menurut berita Global Times pada Jumat.
Baca JugaTrump Kembali Tebar Ancaman Andai Republik Kalah di Pemilu Sela 2026Saola merupakan badai kesembilan yang melanda China tahun ini.
Di Hong Kong, otoritas cuaca telah mengeluarkan peringatan bahwa Saola diperkirakan melintasi kota itu di bagian selatan pada Jumat (1/9). Red/HS
Baca JugaJenderal Zhang Shengmin Dipromosi ke Puncak Kekuasaan Militer China