PUTRAINDONEWS.COM
BANDUNG - JABAR | Arus lalu lintas di Kota Bandung mengalami peningkatan hingga dua kali lipat setelah penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Hal ini berbeda saat Kota Bandung masih menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar.
Kepala Bidang Manajemen Transportasi dan Parkir (MTP) Dinas Perhubungan Kota Bandung, Khairul rijal memaparkan, saat PSBB, kendaraan yang masuk ke Kota Bandung berjumlah 157.000 unit. Terdiri dari mobil, sepeda motor, angkutan umum dan angkutan barang.
Baca JugaSatu Bulan Menghilang, ASN Bogor Jadi SorotanSedangkan saat berlaku AKB melonjak menjadi 304.000 kendaraan.
"Kepadatan arus lalu lintas tersebut dikarenakan masyarkat dari luar kembali beraktivitas ke kota Bandung," jelasnya.
"Itu berdasarkan pemantauan kami di CCTV yang masuk ke Kota Bandung. Dari pintu masuk Cibeureum naik 35 persen. Sedangkan Cibiru naik 22 persen," imbuhnya.
Baca JugaLetjen I Nyoman Cantiasa: PHDI Harus Jadi Rumah Besar Umat Hindu, Kepentingan Umat di Atas Segala-galanyaWakil Kepala Satuan Lalu Linta Polrestabes Bandung, AKP Galih Bayu Raditya bahkan menyebut peningkatan arus lalu lintas naik hingga 50-80 persen dibandingkan saat PSBB.
"Karakteristik Kota Bandung ini tujuan wisata dan kuliner. Ditambah masyarakat juga mengetahui tempat wisata di Kota bandung sudah mulai dibuka," tuturnya.
Baca JugaHari ke-10, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Speedboat yang HilangIa mengungkapkan, akhir pekan pertama kemarin, sejumlah ruas jalan di Kota Bandung terbilang padat. Sehingga Satlantas Polrestabes Bandung terpaksa memberlakukan pengaturan penjagaan arus lalu lintas. Termasuk berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk mengantisipasi kemacetan.
"Kami mengantisipasi dengan menerjunkan anggota pagi siang malam, agar nyaman dan aman selama di Kota Bandung," katanya.
Baca JugaElim Tyu Samba: Jangan Sentimen Pribadi Korbankan Atlet "Tidak Elok"Oleh karenanya, Galih Bayu Raditya menegaskan penutupan sejumlah ruas jalan di Kota Bandung masih tetap berlaku. Hal itu Untuk menghindari kerumunan terutama pada saat malam hari.
"Walau Bandung masuk AKB, kita akan tetap menutup jalur tengah kota pada malam hari. Mulai pukul 21.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB. Itu untuk menghindari kerumunan," katanya. Red/IWnura
Baca JugaKepulan Asap Keluar dari Tas, Penumpang KRL Dibuat Panik