Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

H. M. Taufiq R. Abdul Syakur Halal Bihalal di Istana Negara, Lama Tak Berjumpa Presiden Prabowo 

S Samsuddin • 03 Apr 2025 • 0 komentar
H. M. Taufiq R. Abdul Syakur Halal Bihalal di Istana Negara, Lama Tak Berjumpa Presiden Prabowo 

Putraindonews.com, Jakarta - Orang dekat almarhum Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), H. M. Taufiq R. Abdul Syakur bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara Jl. Veteran 17 Gambir, Jakarta Pusat. Pertemuan sahabat lama ini terjadi saat Halal Bihalal Silaturahim Lebaran Idul Fitri 1446 H - 31 Maret 2025 M.

"Cari saya, cari saya yah. Nanti kita ketemu," ucap Presiden Prabowo Subianto kepada Haji Taufiq sapaan akrabnya, saat bertatap muka dan salaman di acara Open House di Istana Negara, Senin (31/3/2025) kemarin.

Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi Masyarakat

Selanjutnya, H. M. Taufiq R. Abdul Syakur membalas ucapan Presiden Prabowo Subianto, "Siap Pak Presiden," jawabnya.

Diketahui keduanya bersahabat sejak Prabowo Subianto menjabat Letkol dan selaku Ketua Majelis Pertimbangan Pengurus Pusat Keluarga Mahasiswa Alumni Penerima Beasiswa Supersemar (PP KMA-PBS) 1994-1997. Sementara Drs. H. M. Taufiq R. Abdul Syakur saat itu selalu Ketua Umum PP KMA-PBS dan Drs Eddy Jauhari Selaku Sekretaris Jenderal.

Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah Rakyat

"Saya bersahabat dan mengenal Pak Presiden Prabowo Subianto sudah sejak 1994. Kami sering berkoordinasi dalam rangka Pelatihan 1000 Sarjana Alumni Beasiswa Super Semar, dalam Program Inpres Desa Tertinggal (IDT)," ujar Haji Taufiq kepada media, Rabu (2/4/2025) di Jakarta.

Waktu itu kata dia, Prabowo Subianto bersama kumpul bersama PP KMA-PBS dan Anggota Majelis Pertimbangan PP KMA-PBS Pusat di Kantor Ketua Majlis Pertimbangan PP KMA-PBS di Dan Group 4 Kopassus di Batujajar Cimahi Bandung Jawa Barat. Tahun 1994/1995.

Baca JugaAlat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya Triliunan

"Alhamdulillah waktu itu, acara Pelatihan 1000 Sarjana Alumni Beasiswa Super Semar, dalam Program Inpres Desa Tertinggal (IDT) berlangsung sukses. Banyak manfaat dan makna bersama yang diberikan Pak Prabowo selama 1990 sampai 2025 ini," pungkas Haji Taufiq yang juga Ketua Umum Presidium Pusat Gerakan Masyarakat Rekonsiliasi Nasional (GeMaReN).

Deklarasi Nasional GeMaReN 1 Juni 2025

Sementara itu dalam rangka menindaklanjuti pertemuan Haji Taufiq dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara tersebut. Sekretaris Jenderal Presidium Pusat GeMaReN Syafrudin Budiman, SIP mengatakan, akan mengundang dan menghadirkan Presiden Prabowo dalam acara Deklarasi Nasional GeMaReN.

Baca JugaDua Prajurit TNI Meninggal Dunia dalam Insiden Kecelakaan Helikopter saat Padamkan Karhutla

"Rencananya Deklarasi Nasional Gerakan Masyarakat untuk Rekonsiliasi Nasional (GeMaReN) akan disertai Pernyataan Dukungan atas Pemerintahan dan Pembangunan Presiden Prabowo," kata Gus Din sapaan akrab Syafrudin Budiman.

Menurut Gus Din, sesuai arahan Ketua Dewan Pembina Presidium Pusat GeMaReN Jimmy Palapa, akan dilaksanakan 1 Juni 2025. Tepat pada Peringatan Hari Lahir Pancasila sebagai Falsafah, Ideologi dan Dasar Negara RI.

Baca JugaMNC Bank Angkat Bicara Soal Nasabah Susah Tarik Uang

"Deklarasi Nasional GeMaReN akan dilaksanakan 1 Juni 2025 bertepatan Hari Lahir Pancasila. Momen ini sangat sakral dan penuh makna, dalam rangka mengawal pembangunan Indonesia Merdeka sebenar-benar Merdeka," pungkas Gus Din Koordinator Nasional Aliansi Relawan Prabowo Gibran (ARPG) ini. Red/HS

Tags: #Indonesia #pelatihan #prabowo subianto #haji #gibran

Bagikan berita:

Berita Terkait