Putraindonews.com, Jakarta - Bakal calon gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menanggapi pihak yang melaporkan dirinya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Sepertinya pihak yang sama yang menyampaikan laporan itu. Persis terjadi enam tahun lalu," ujar Khofifah ketika ditemui di kediaman Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Jakarta, Jumat (7/6).
Baca JugaPencuri Ternak di Sumba Barat Tewas di Tembak PolisiKala itu, Khofifah menyebut dirinya juga sedang mempersiapkan kampanye untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Timur seperti saat ini.
Dengan demikian, dia meminta publik bisa mengecek laporan tersebut seperti apa dan siapa yang melaporkan ke bagian aduan masyarakat KPK.
Baca JugaPurbaya Dicopot, BCW: Bea Cukai Jangan Buru-buru Bernapas Lega, Warisan Pembenahan Harus Dilanjutkan"Mungkin bisa dicek di dumas (aduan masyarakat) saja," ucapnya.
Sebelumnya, Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Andi Budi Sulistijanto mengatakan pelaporan yang dilayangkan pihak tertentu kepada bakal calon gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa hanya bagian dinamika menjelang Pilkada 2024.
Baca JugaKPK Ungkap Bos Sumarecon Beri Uang Rp1,5 Miliar ke Orang Kepercayaan NusronAndi meminta agar masyarakat tidak terpengaruh isu tersebut, apalagi dugaan kasus yang dilaporkan cukup lama sehingga tidak relevan dengan situasi saat ini.
"Mengingat sebentar lagi ada Pilkada 2024, saya yakin itu cuma ingin membuat gaduh," kata Andi Budi dalam keterangan resmi yang diterima di Surabaya, Kamis (6/6).
Baca JugaTak Terima Diviralkan, Pengendara Sambil Merokok Laporkan Sejumlah AkunKasus yang dilaporkan, yakni terkait dugaan korupsi di Kementerian Sosial pada tahun 2015.
Gus Andi menyatakan tuduhan itu tak benar adanya. Bahkan, sekalipun KPK melakukan pemanggilan, Khofifah yang juga merupakan mantan Menteri Sosial itu diyakini bisa membuktikan jika tidak terlibat dalam praktik perbuatan melawan hukum itu.
Baca JugaPresiden Direktur PT Sumarecon Ditangkap KPK"Ini negara hukum, kami patuhi prosedur, tetapi saya yakin Bu Khofifah akan bebas dari tuduhan. Beliau orang yang jujur dan amanah," ucapnya.
Di samping itu, Gus Andi menyatakan muncul isu ini tidak memengaruhi dukungan Partai Golkar kepada Khofifah pada Pilkada Jawa Timur, begitu juga dengan partai politik lainnya.
Baca JugaPraperadilan Kelima Roy Suryo Dikabulkan Sebagian"Satu periode menjabat gubernur, beliau berhasil menjadikan Jawa Timur bangkit dan tetap maju pasca-COVID-19," katanya. Red/HS