Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

Ngeri! Pemerintah Ungkap Kebocoran Mencapai Rp5.770 Triliun

S Samsuddin • 04 Feb 2026 • 0 komentar
Ngeri! Pemerintah Ungkap Kebocoran Mencapai Rp5.770 Triliun

Putraindonews.com, Jakarta – Pemerintah RI buka suara perihal adanya kebocoran kekayaan alam yang disebabkan praktik ilegal di bidang eksplotasi sumber daya alam.

Menteri Pertahanan RI yang juga Ketua Pengarah Satgas PKH, Sjafrie Sjamsoeddin, mengungkapkan bahwa operasi penertiban kini berjalan tanpa kompromi.

Baca JugaDugaan Korupsi, Wabup Bogor Jaro Ade Diperiksa KPK

Menurutnya, praktik tambang ilegal di sejumlah wilayah Indonesia bakal disisir habis-habisan demi mnyelamatkan negara dari berbagai kebocoran yang ada.

Sjafrie menegaskan, Presiden Prabowo Subianto tengah memberikan perhatian khusus terhadap kebocoran kekayaan alam yang selama ini dinikmati segelintir kelompok elite ekonomi.

Baca JugaDugaan Penipuan! ShortPro, ShortMax, ShortBox & ShowTime Resmi Dilaporkan ke Bareskrim Polri

“Kita lupa menjaga kedaulatan negara, bukan hanya wilayah, tapi politik dan ekonomi. Satgas PKH menghentikan penyelundupan di Maluku dan wilayah lain karena ini menyangkut kedaulatan,” kata Sjafrie saat berbicara dalam Retret PWI di Pusat Kompetensi Bela Negara BPSDM Kemenhan, Bogor, Sabtu pekan lalu.

Sjafrie dengan tegas menyebut data yang ia terima menunjukkan hanya sekitar 10 pengusaha besar yang menguasai sebagian besar roda ekonomi nasional. Ia menuding sejumlah perusahaan beroperasi dengan wajah legal, tetapi menjalankan praktik ilegal yang merugikan negara.

Baca JugaKPK Tegaskan Akan Panggil Ulang Nusron Wahid

“Ada pengusaha tampil legal, tapi tindakannya ilegal. Data yang saya terima, ada 10 orang menguasai ekonomi kita. Kedaulatan kita terancam oleh kedaulatan ekonomi,” tandasnya.

Sjafrie lantas menghubungkan persoalan ini dengan kebocoran anggaran negara yang fantastis. Ia menyinggung maraknya penyelundupan timah, sawit, dan hasil tambang sejak era reformasi yang diduga menyebabkan kerugian negara mencapai Rp 5.770 triliun. Red/HS

Baca JugaMantan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Ditahan
Tags: #Indonesia #prabowo subianto #operasi penertiban #timah #politik

Bagikan berita:

Berita Terkait