Putraindonews.com, Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta rencana memberikan tarif gratis transportasi umum di bawah tata kelola BUMD Jakarta kepada masyarakat selama momen Idulfitri 1447 H.
Rencananya kebijakan gratis naik transportasi umum di Jakarta itu akan berlaku selama dua hari lebaran.
Baca JugaLagi, Ratusan Siswa di Bogor Diduga Keracunan MBGGubernur Jakarta Pramono Anung menyebut, kebijakan tersebut diharapkan dapat mempermudah mobilitas warga selama momen Lebaran.
Pramono ingin suasana Jakarta tetap meriah meski banyak yang memilik mudik ke kampung halamannya.
Baca JugaMoeldoko Sarankan Keistimewaan Bebas Gage Bagi Mobil Listrik Dicabut“Saya sudah memutuskan, untuk menyambut Idul Fitri ini selama dua hari semua transportasi yang dikelola oleh Pemerintah DKI Jakarta digratiskan. Apakah itu MRT, LRT, TransJakarta, TransJabodetabek, JakLingko, maupun Mikrotrans, semuanya gratis,” kata Pramono, Senin (16/3).
Menurutnya, kebijakan transportasi publik gratis itu akan berlaku pada hari pertama dan kedua Idul Fitri. Meski digratiskan, pengguna tetap diwajibkan melakukan tap menggunakan kartu uang elektronik (e-money) dengan tarif sebesar Rp 1 sebagai bagian dari mekanisme pencatatan perjalanan dalam sistem transportasi publik.
Baca JugaMenlu Singapura Kunjungi Indonesia di Tengah Memanasnya Hubungan Indonesia-SingapuraDi samping itu, Pemprov Jakarta juga rencana akan menggratiskan warga untuk akses ke sejumlah destinasi wisata bagi pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP).
Hal itu dilakukan sebagai bagian dari upaya memberikan ruang rekreasi yang terjangkau bagi masyarakat.“Bahkan bagi ibu-ibu yang anaknya memegang KJP, masuk Ancol, masuk Ragunan, masuk Monas, kami gratiskan,” ucap Pramono. Red/HS
Baca JugaHUT ke-9, IMO-Indonesia Tegaskan Pentingnya Kualitas Pemberitaan