Putraindonews.com, Jakarta – Kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus rupanya telah sampai di telingan presiden.
Kabar tersebut langsung direspons Presiden Prabowo Subianto yang mengeluarkan perintah langsung kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mengusut tuntas kasus tersebut.
Baca JugaDugaan Penipuan! ShortPro, ShortMax, ShortBox & ShowTime Resmi Dilaporkan ke Bareskrim PolriInstruksi presiden itu disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi usai rapat di Kantor Kementerian Pertahanan, Selasa (17/3).
"Ya tentu kita sangat prihatin dengan kejadian itu dan sebagaimana sudah disampaikan Pak Kapolri, Bapak Presiden memerintahkan untuk untuk diusut secara objektif, terbuka, dan secepat-cepatnya," ucap Prasetyo.
Baca JugaKPK Tegaskan Akan Panggil Ulang Nusron WahidDiketahui, Andrie Yunus yang juga Wakil Koordinator KontraS, dilaporkan menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal (OTK).
Peristiwa tersebut menyebabkan luka serius di sejumlah bagian tubuh, termasuk tangan, wajah, dada, hingga area mata. Insiden berlangsung sekitar pukul 23.00 WIB
Baca JugaMantan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang DitahanHal itu terjadi usai Andrie mengikuti Podcast di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) dengan tema "Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia".
Korban kemudian langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Dari hasil pemeriksaan, Andrie diketahui mengalami luka bakar hingga 24%.
Baca JugaEksepsi Eks Jampidsus Febrie Ditolak Hakim, Sidang Terus BerlanjutDPR Juga sudah menggelar rapat khusus terkait penyiraman air keras kepada Andrie Yunus, di ruang rapat Komisi III DPR, Gedung Nusantara, Senin (16/3), yang dipimpin oleh Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman.