Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

PENGHARGAAN MURI, Atas Inovasi Virtual HUT Ke-75 RI

S Samsuddin • 18 Aug 2020 • 0 komentar
PENGHARGAAN MURI, Atas Inovasi Virtual HUT Ke-75 RI
PUTRAINDONEWS.COM

JAKARTA | Pandemi COVID-19 tak membatasi kreativitas dan kemampuan dalam berkarya termasuk halnya dalam Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2020 ini.

Penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran pandemi membuat upacara peringatan pada tahun ini tidak dihadiri secara fisik. Namun, masyarakat tetap dapat menyaksikan kemeriahan HUT ke-75 Republik Indonesia melalui ruang virtual.

Baca JugaMensesneg Ungkap Istana sedang 'Bersih-Bersih Pasca Penyadapan

“Yang biasanya pada pukul sembilan pagi sudah ramai oleh kegiatan seni dan budaya di halaman Istana Merdeka, sekarang dipindahkan ke ruang virtual.

Selain itu, biasanya ratusan peserta mengikuti upacara, sekarang hanya 20 peserta dan di mimbar kehormatan hanya 14 orang,” ujar Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, menjelang prosesi upacara.

Baca JugaKepala BIN Ungkap Penyadapan Ilegal Bisa Mengarah ke Makar

Meski demikian, rangkaian acara HUT ke-75 Republik Indonesia pada tahun ini tetap berjalan dengan khidmat dan tetap dipenuhi oleh antusiasme masyarakat.

Alokasi undangan virtual sebanyak 17.845 slot bahkan telah habis sebelum hari penyelenggaraan dan turut diikuti oleh para pendaftar yang berada di 33 negara lainnya.

Baca JugaBMKG Sebut Gempa Tektonik di Sigi Dipicu Aktivitas Sesar Palolo

Pihak Sekretariat Presiden membuka kurang lebih 15 ruang virtual bagi belasan ribu pendaftar tersebut.

Masing-masing ruang tersebut dipandu oleh pembawa acara profesional yang menyemarakkan suasana.

Baca JugaJenderal Listyo Dicpot dari Dewan Penasihat KSPSI

Sebelum upacara berlangsung juga digelar sesi kuis tanya jawab dengan hadiah yang telah disediakan panitia.

Selain itu, tiap-tiap ruang tersebut juga dihadirkan penilaian terhadap peserta dengan busana adat terbaik sebagaimana yang biasa dilakukan dalam upacara tahun-tahun sebelumnya.

Baca JugaGunung Semeru Muntahkan Awan Panas

Salah seorang peserta upacara virtual, Mochamad Azka Hanafi, misalnya, tampak mengenakan pakaian adat khas Sunda berupa baju salontreng lengkap dengan celana pangsi, ikat kepala, dan sarung.

Pria asal Garut tersebut termotivasi mengikuti upacara virtual untuk tetap menjaga rasa bangga menjadi anak bangsa Indonesia.

Baca JugaPemerintah Rencana Buka Tes CPNS Tahun Ini

“Juga untuk tetap mengenang jasa-jasa pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia,” ujar Azka.

Di usia yang ke-75 tahun ini, Azka berharap Indonesia semakin maju dengan tetap mempertahankan persatuan dan kesatuan. Ia pun berharap seluruh rakyat Indonesia semakin makmur sesuai dengan amanat UUD 1945.

Baca JugaResmikan Sekretariat "Rumah Besar", IMO-Indonesia Uji Coba Aplikasi AdS Media Online

“Tetap mempertahankan keragaman baik budaya, suku, agama dan ras menjadi satu kesatuan yang utuh dengan dilandasi rasa saling pengertian, menghargai dan menghormati tanpa saling menyalahkan,” imbuhnya.

Raih Rekor MURI

Usai pelaksanaan upacara secara virtual tersebut, Sekretariat Presiden menerima penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas rekor Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia secara Daring oleh Peserta Terbanyak yang diserahkan di Gedung III Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Senin (17/8).

Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi Masyarakat

Pendiri MURI Jaya Suprana mengatakan bahwa rekor ini merupakan sebuah rekor yang sangat istimewa karena belum pernah terjadi di Tanah Air. Selain dilakukan oleh peserta terbanyak, rekor Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia secara Daring ini juga merupakan yang pertama kali dilakukan.

“Ini bukan sekadar rekor Indonesia tapi rekor dunia karena belum pernah upacara kemerdekaan di manapun di negara lain yang diselenggarakan secara daring dan ini merupakan yang pertama,” kata Jaya Suprana yang dalam acara penyerahan piagam bergabung secara virtual.

Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah Rakyat

Selanjutnya, Awan Raharjo selaku perwakilan MURI secara simbolis menyerahkan langsung piagam penghargaan rekor MURI kepada Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono.

Kasetpres Heru Budi Hartono mengucapkan apresiasinya kepada MURI atas penghargaan yang diberikan kepada jajarannya. Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan kebanggaan tersendiri bagi institusi yang dipimpinnya.

Baca JugaAlat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya Triliunan

“Pak Jaya Suprana yang mewakili Museum Rekor Dunia Indonesia, kami jajaran Sekretariat Presiden mengucapkan terima kasih. Tentunya ini kebanggaan buat kita semua,” kata Kasetpres. Red/Ben

Bagikan berita:

Berita Terkait