Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

Imbas Kebijakan Tarif AS, Rupiah Terancam

S Samsuddin 03 Apr 2025 0 komentar
Imbas Kebijakan Tarif AS, Rupiah Terancam

Putraindonews.com, Jakarta - Imbas Kebijakan tarif Amerika Serikat terhadap barang-barang dari sejumlah negara termasuk Indonesia, menimbulkan gejolak luar biasa.

Indonesia, dalam pandangan Analis Doo Financial Futures Lukman Leong, diprediksi nilai tukar (kurs) rupiah mengalami tekanan berat akibat imbas kebijakan tarif dari Amerika Serikat (AS).

Baca JugaOperasi Tim SAR Ditutup, Keluarga Jurnalis yang Hilang Gelar Tabur Bunga

“Indonesia (mendapatkan tarif) 32 persen. Rupiah bakalan tertekan berat sebagai salah satu negara yang dikenakan tariff reciprocal besar,” kata Lukman dikutip dari Antara, Kamis (3/4).

Pada Rabu (2/4), Presiden AS Donald Trump mengumumkan tarif resiprokal terhadap mitra dagang AS sebagai upaya untuk memangkas defisit perdagangan global.

Baca JugaKarya Bakti TNI Peduli Sampah, Kodim 0508 Depok Gandeng Pemkot dan Warga Bersihkan Pasar Kemiri Muka

Tarif tambahan sebesar 25 persen untuk semua mobil yang dibuat di luar AS sebagaimana diumumkan Trump pekan lalu, akan berlaku sesuai rencana pada hari ini.

“Rupiah diperkirakan akan kembali melemah hari ini, besar kemungkinan akan volatile dan melibatkan intervensi Bank Indonesia. Indeks dolar AS terpantau volatile menyusul kebijakan tarif imbal balik Trump yang sedang diumumkan terlihat lebih agresif dari yang diperkirakan. Sentimen pasar saat ini sangat negatif dan risk off, BI akan intervensi,” ujar Lukman.

Baca JugaOperasi SAR Selat Sunda-Enggano Resmi Dihentikan, Dayung Serunting IMO-Indonesia Lanjutkan Monitoring

Berdasarkan sentimen tersebut, kurs rupiah pada hari ini diperkirakan berkisar Rp16.600 sampai dengan Rp16.900 per dolar AS.

Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan Kamis pagi di Jakarta melemah sebesar 59 poin atau 0,36 persen menjadi Rp16.772 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.713 per dolar AS. Red/HS

Baca JugaBersiap! Akan Ada Pemadaman Lampu Serentak di Jakarta

Bagikan berita:

Berita Terkait