Putraindonews.com, Jakarta – Perkara menolak memberikan uang palak, seorang pria bernama Dadang tewas dikeroyok sejumlah preman di Desa Kertamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat (Jabar).
"Saya itu dimintai uang, istilahnya dipalak. Pertama dikasih Rp 100 ribu," ungkap adik korban, Wahyudin, dilansir detikJabar, Minggu (5/4).
Baca JugaDugaan Penipuan! ShortPro, ShortMax, ShortBox & ShowTime Resmi Dilaporkan ke Bareskrim PolriNamun, uang pemberian pertama itu dinilai belum cukup dan terus meminta tambahan Rp 500 ribu kepada korban. Namun, permintaan itu ditolak korban.
Alhasil, hal itu membuat para preman marah dan melakukan pengeroyokan terhadap korban hingga tak sadarkan diri.
Baca JugaKPK Tegaskan Akan Panggil Ulang Nusron WahidKorban sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk menjalani perawatan medis. Sayangnya, nyawa korban tidak terselamatkan.
"Setelah tidak dikasih, terjadi keributan. Kakak saya dikeroyok tiga orang, saya juga sempat dikeroyok sekitar delapan orang," ujarnya. Red/HS
Baca JugaMantan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Ditahan